Limapuluh Kota, Prokabar – Dua unit rumah milik warga Limbanang, Suliki, Limapuluh Kota, Sumbar dilaporkan ambruk ditimpa pohon. Hingga Minggu (8/3/2018) malam ini, curah hujan diiringi angin kencang masih terus terjadi.
“Kita himbau warga waspada,” kata Kepa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Haji Jhoni Amir, di balik gagang teleponenya,saat dihubungi Pro Kabar.
Jhoni menyebut, curah hujan mulai tinggi sejak sepekan terakhir. Sabtu (17/3/2018) sore, dua rumah warga di Suliki remuk ditimpa pepohonan yang tumbang disapu angin kencang.
“Pohon kayu tumbang, 17 Maret 2017 di Jorong Ekor Pari, Kenagarian Limbanang, Suliki. Kejadian sekitar jam 16.30 WIB,” kata Jhoni.
Rumah yang rusak itu, menimpa bangunan milik Ermayulis dan seorang warga lainnya. “Rumah yang satu lagi ditinggal penghuninya,” urai mantan Kabag Humas Setdakab itu.
Mujur, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun begitu, Jhoni menghimbau masyarakat terus waspada. “Sampai malam ini, curah hujan masih tinggi,” demikian Jhoni Amir.
Petugas BPBD Limapuluh Kota dibantu tokoh masyarakat dan Pemerintah Nagari, bahu membahu membersihkan material pohon tumbang di Limbanang.
(vbm)
















