Pemilik Tambang di Surantih, tak Kantongi Izin, Kok Bisa ?

Penulis -

Kamis, 29 Agustus 2019 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Pemilik tambang galian c di Muara Surantih, Kacamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rizal mengaku tidak mengantongi izin sama sekali.

Sementara di lain sisi, aksi dari penegak hukum masih belum terlihat. Kondisi itu berdampak parah pada kehidupan nelayan di kecamatan itu.

“Kami belum punya izin, dan kami sudah mendatangi dinas ESDM Provinsi untuk mengurus izin, untuk mengurusnya pun memerlukan uang banyak, jadi kami tak mampu ngurus Izinnya, “katanya pada Prokabar.com Kamis (29/8).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakannya, sebelum tambang ganlian c ini berjalan, pihaknya bersama masyarakat sudah ada kesepakatan, salah satunya untuk mengeruk kedangkalan batang Surantih bukan muara Surantih.

Selain itu, dalam kesepakatan tersebut juga disinggung soal, pembangunan mushola dan kegiatan pemuda.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sudah punya kesepakatan dengan masyarakat, jika tambang ini berjalan maka dari hasil tambang tersebut dikeluarkan bantuan untuk mushola dan kegitan pemuda, dan kesepakatan itu sudah kami lakukan, “ujarnya.

Disinggung soal izin, Zal menjawab, dirinya mengaku salah, tapi apa boleh buat ini kesepakatan bersama masyarakat, kesepakatan itu punya cara atau berpandai-pandai dengan masyarakat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Zal membantah, sejak beroperasinya tambang ini tidak ada satupun dampak lingkungan yang rusak, jika ada yang mengatakan lingkungan yang rusak hal itu tidak lah benar.

“Tidak ada lingkungan yang rusak, kalau ada yang mengatakan rusak itu adalah orang yang tidak senang melihat kami senang, kami bekerja 25 meter jarak dari bibir pantai, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB