Padang, Prokabar – Branch Operasional Manager Aloita Resort Fabrizio Belliere, meminta maaf atas tindakannya kepada anggota DPRD Sumbar dan rombongan. Fabrizio mengaku tidak ada maksud untuk mengusir rombongan.
“Saya hanya mengingatkan ada perbaikan pada dermaga dan mengarahkan menepi melewati bibir pantai” jelasnya saat dihadapan para jurnalis Kamis (15/3) siang.
“Atas tindakan tersebut saya minta maaf dari hati, dan bermohon untuk tidak perpanjang kekeliruan ini,” pinta Febrizio
Sementara itu, menurut Kuasa hukum Aloita Resort, Aim Zen, kasus ini terjadi karena kesalahpahaman dan miskomunikasi antara kedua belah pihak. “Fabrizio tidak terlalu baik berbahasa Indonesia, kata-kata yang dilontarkannya bisa disalah artikan bagi yang mendengar,” jelas Aim Zein.
Selain itu, menurut Aim Zen, dari video yang viral di media sosial dan pemberitaan Media tersebut, tidak ada terdengar kata pengusiran. Fabrizio hanya mengatakan ‘maaf anda tidak bisa melewati dermaga, karena sedang perbaikan, banyak paku dan kayu berserakan’.
Aim Zen juga menegaskan pembangunan usaha Aloita Resort telah melalui izin resmi dari Pemkab Mentawai. Sedangkan untuk pembangunan dermaga mengantongi izin daei Dinas Perhubungan Kabupaten Mentawai.
“Pembangunan Aloita Resort berizin resmi, tidak ada yang melangar peraturan Pemkab Mentawai dan Dinas Perhubungan,” tegas Aim Zein. (alr)
















