Ratusan Jemaah Haji Ajukan Tanazul

Penulis -

Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Ratusan jemaah haji Indonesia mengajukan pemindahan jadwal kepulangan ke Tanah Air (tanazul) dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan sakit, keperluan keluarga, masalah administrasi hingga pekerjaan.

Demikian diungkapkan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Subhan Cholid di Makkah. “Tanazul itu mutasi, bisa maju bisa mutasi mundur, ” jelas dia, dilansir dari MCH Kemenag, Jumat (16/8).

Dia menuturkan, tanazul utamanya akan diberikan kepada jemaah haji dengan alasan sakit. Kondisi mendesak untuk segera dipulangkan ke Indonesia.

Kemudian yang kedua, bagi jemaah haji yang terpisah dengan keluarga karena berbagai sebab. Seperti alasan sakit di embarkasi hingga keberangkatan yang tertunda.

Selain itu, tanazul untuk jemaah haji yang terkendala masalah administrasi seperti visa yang belum terbit. Adapul jemaah haji yang mengajukan tanazul untuk alasan kedinasan.

“Juga dimungkinkan bagi jemaah justru mutasi mundur yang biasanya mendampingi jemaah yang sakit yang belum bisa diterbangkan,” tambah dia.

Namun, dia menegaskan jika pengajuan tanazul ini dengan memperhatikan ketersediaan kursi di pesawat. Serta, ada risiko yang harus ditanggung jemaah haji.

Dari ratusan jemaah yang mengajukan tanazul terbanyak dengan alasan kedinasan. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan terlebih dulu mengevaluasi sebelum memberikan izin tanazul.

“Kalau sakit itu biasanya mendadak beberapa hari menjelang kepulangan,” tutur dia. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB