Beruang Mangsa 10 ekor Kambing, Warga Sungai Salak Juga Takut Pergi ke Ladang

Penulis -

Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 10 ekor kambing, satu ekor beruk dan beberapa ekor itik milik warga jorong Sungai Salak, Kenagarian Koto Tangah Saruaso Tanah Datar mati setelah dimakan oleh beruang.

Menurut warga, “malasaknya” hewan buas ini telah terjadi sekitar dua bulan yang lalu, namun baru mencapai puncaknya setelah memakan dua kambing kurban milik warga setempat.

Selain memakan ternak dan peliharaan milik warga, keberadaan beruang kini juga berangsur angsur mematikan perekonomian masyarakat. Mereka tidak lagi berladang, karena merasa nyawa mereka terancam jika tengah berada di dalam kebun karet. Meski demikian, sebagian warga tetap nekad berladang karena kebutuhan ekonomi yang mendesak.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Beruang kerap berkeliaran pada malam hari. Meski demikian warga tetap takut untuk berladang. Ada juga yang tetap berladang. Tapi itu hanya beberapa orang saja, karena anak tetap minta belanja. Ya harus ke ladang,” ujar Tando

Ia juga mengatakan jika beruang yang masuk ke pemukiman warga tersebut juga pernah mengejar warga yang tengah berladang, namun ia berhasil selamat. Beruang tersebut tidak hanya satu ekor, melainkan pernah diliat warga sebanyak 3 ekor jalan beriringan dengan satu ekor beruang yang berukuran besar dan dua ekor lainnya berukuran sedang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Walinagari Koto Tangah mengatakan serangan beruang telah terjadi sejak empat bulan yang lalu, namun baru meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga dua bulan terakhir. Terlebih, beruang tersebut memangsa 10 ekor ternak warga.

“Empat bulan yang lalu itu hanya menampakan diri saja, namun dua bulan terakhir telah menyerang ternak warga,” ujar

Berbagai langkah telah dilakukan pihak nagari agar permasalahan beruang yang meresahkan warga tersebut dapat diminimalisir, salah satunya dengan melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah kecamatan dan forkopimca.

“Bahkan BKSDA telah memasang perangkap. Dilakukan juga pencarian (beruang) bersama sama, namun tidak membuahkan hasil,” ucap Bahtiar A Ma Pede

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kerugian yang diderita oleh masyarakat akibat serangan beruang ini mencapai 20 juta rupiah jika satu ekor kambing dihargai seharga 2 juta rupiah. Kerugian tersebut belum termasuk harga itik dan hewan peliharaan warga lainnya. Selain itu, ekonomi masyarakat Jorong Sungai Salak juga kian memburuk karena 90 persen ekonomi masyarakat bertumpu pada sektor ladang, yaniknya karet.

Pihak terkait telah memasang perangkap untuk menangkap beruang tersebut, dengan memasang kerengkeg dari besi. Namun karena keberadaan beruang yang selalu berpindah pindah, sampai saat ini penangkapan tersebut belum kunjung membuahkan hasil. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB