RSUD Terbengkalai, Darizal Basir: Bupati Pessel Harus Melanjutkan Pembangunan

Penulis -

Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Polemik terbengkalainya pembangunan RSUD M. Zein di Bukit Kabun Taranak, Kabupeten Pesisir Selatan (Pessel), menuai cekcok antara Hendrajoni Bupati Pessel dengan Nasrul Abit Wakil Gubernur Sumbar

Dalam hal ini, Anggota DPR -RI Dapil Sumbar I, Darizal Basir menyarankan kedua belah pihak tidak usah diadakan sidang terbuka, karena sidang terbuka tidak mendapatkan kata sepakat.

“Ya, tidak usah sidang terbuka, karena tidak mendapatkan kata sepakat nantinya,” ujarnya kepada wartawan Selasa (13/8).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sarannya, Hendrajoni harus melanjutkan pembangunan RSUD itu. Karena pembangunan rumah sakit tersebut, adalah infrastruktur dasar yang harus didukung.

“Ya seharusnya Bupati Hendrajoni harus melanjutkan pembangunan RSUD itu. Dan Hendrajoni harus menghargai dan menghormati Nasrul Abit yang telah membangun dasar RSUD itu, begitu juga sebaliknya kepada Nasrul Abit,” ujarnya.

Seyogyanya, Hendrajoni mesti melanjutkan setiap pembangunan daerah yang terbangkalai. Tidak ngotot kian kemari.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain RSUD, ungkapnya Darizal Basir, Hendrajoni juga harus menyelesaikan pembangunan lain yang terbangkalai. Seperti, Mandeh dan juga Islamic Center di Sago serta pelabuhan Penasahan.

“Seharusnya, Bupati sekerang mencoba menggerakkan sumber daya untuk penggerakan ekonomi. Contoh, pelabuhan kalau digarap itu kan bakal menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat kita. Jangan alergi dong untuk melanjutkan pembangunan,” ujarnya lagi.

Lanjut mantan Bupati Pessel itu berkata, setiap pembangunan yang ada di daerah harus berkelanjutan. Jika terkendala persoalan Amdal. Mestinya, Nasrul Abit dari provinsi membantu mengeluarkan izin Amdal itu tersebut.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Sementara Hendrajoni juga jangan terlalu ngotot kian kemari, karena orang suku ngotot selalu enggan menerima pendapat orang lai,” tuturnya.

Keduanya seharusnya bertemu secara baik. Karna kalau tidak se iya sekata dalam membangun daerah, nantinya yang rugikan masyarakat, tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB