Di Gurun Panjang Pessel, Sebelum Disembelih Hewan Kurban Diarak Keliling Kampung

Penulis -

Minggu, 11 Agustus 2019 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tiap tahun, masyarakat Kampung Gurun Pan­jang, Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupeten Pesisir Selatan (Pessel), kembali melakukan tradisi maarak hewan kurban sebelum disembelih pada Idul Adha 1440 tahun ini.

Pantauan Prokabar.com di lapangan, Minggu (11/8), 10 ekor sapi kurban ditambah dua ekor kam­bing yang sudah dihias, tampak diarak keliling kampung untuk dibawa ke lokasi pemotongan di belakang Musala Jabal Nur.

Arak-arakan hewan kurban tersebut, juga dimeriahkan dengan iringan musik talempong dan salawat nabi.

Ketua panitia kurban Musholla Jabal Nur, Oyong (56) me­nga­takan, arak-arakan tersebut adalah tradisi dari nenek moyang terdahulu, dengan tujuan untuk mempertahankan kembali tradisi yang hampir tergerus.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sebagian dari kita jarang yang memakai tradisi seperti ini sebelum berkurban. Ini adalah tradisi unik untuk mengingat kembali warisan leluhur kita,” ujarnya.

“Namun, sapi-sapi yang akan disembelih, terlebih dahulu harus dihiasi bunga melati pada bagian kepalanya, dan harus diarak keliling kampung dan diiringi dengan salawat nabi dan musik tradi­sional talempong,” ungkapnya.

Tradisi mengarak sapi kurban, ungkapnya, sengaja digelar kembali untuk me­ngin­gat­kan generasi muda agar tradisi ter­sebut tidak lekang ditelan zaman.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Menurutnya, tradisi mengarak hewan kurban tidak lebih hanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah diberikan kesehatan dan rezeki yang ber­limpah, hingga bisa membeli hewan kurban tersebut.

“Alhamdulilah, tahun ini kami menyembelih 20 ekor sapi dan dua ekor kambing, pada tahun sebelumnya hanya sembilan ekor sapi dan satu ekor kambing, artinya ada peningkatan tahun ini, “ujarnya lagi.

Selaras, dikatakan salah seorang pekerja, Idet (32) mengatakan, tradisi maarak memang rutin tiap tahunnya dilakukan warga Gurun Panjang.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Ka­rena ada tradisi seperti ini, kampung kita menjadi ramai kem­bali, hari raya Idul adha tahun ini terasa sangat berkesan dan semarak, “ungkapnya.

Guru olahraga SMAN 1 Tarusan itu menjelaskan, usai hewan kurban disembelih, maka daging sapi itu akan dibagi rata kepada seluruh masyarakat sekitar, ter­masuk juga fakir miskin, kaum duafa, anak yatim dan piatu, orang jom­po dan berbagai lapisan lainnya.

“Kita berharap tradisi seperti ini hendaknya bisa terus diles­tarikan. Sehingga rasa saling membantu dengan ikhlas, terus tumbuh di tengah masyarakat kita, “tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB