Terkait Sisa Kuota Haji, Ini Penjelasan Menag

Penulis -

Jumat, 9 Agustus 2019 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar —Seluruh jemaah haji Indonesia saat ini sudah berada di Tanah Suci. Namun dari total kuota 231 ribu yang diberikan Arab Saudi pada tahun ini, sebanyak 520 kursi haji reguler dan 159 haji khusus tak terserap.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menuturkan jika kursi yang tak terserap pada tahun ini lebih sedikit dibandingkan sebelumnya yang mencapai 600 sampai 900 orang.

Bahkan jika dihitung dari total 214 kuota haji reguler, angka 520 tidak signifikan.

“Itu hanya 0,24 persen saja. Jadi ya deviasinya sebenarnya masih dalam batas toleransi karena ini sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan,” jelas Menag di Makkah, dilansir dari MCH Kemenag, Jumat (9/8).

Dia menjelaskan jika kursi yang tak terpakai akibat berbagai hal. Misalkan, jemaah haji meninggal dunia, sakit, membatalkan diri karena tidak siap atau alasan urusan kantor.

Itulah sebabnya, setiap tahun pemerintah menyediakan cadangan sebesar 5 persen. Ini untuk mengantisipasi jika ada jemaah haji yang tak jadi berangkat.

Khusus di tahun ini, Indonesia kembali mendapatkan kuota tambahan sebesar 10 ribu. Kuota ini masing-masing diberikan kepada jemaah haji lanjut usia sebanyak 5.000 dan pendampingnya 5.000 kursi.

Kuota tersebut kemudian diberikan kepada jemaah haji cadangan, dengan syarat pelunasan. “Nah, ketika menjelang akhir, ternyata di antara cadangan yang sudah membayar lunas dan sudah menyerahkan paspor itu membatalkan diri,” jelas Menag.

Kondisi ini yang membuat adanya sisa kursi haji yang tak terpakai. Hal tersebut dinilai sulit terhindarkan dari tahun ke tahun.

“Faktornya ada yang wafat, ada yang sakit, ada yang karena urusan kantor dan macam-macam lalu tidak bisa. Juga karena waktunya terlalu pendek. Sudah melunasi tapi merasa belum siap berangkat tahun ini,” dia memungkasi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:04 WIB