Mantan Wabup Mundur Jadi Ketua Parpol, Alasannya Mantul

Penulis -

Rabu, 7 Agustus 2019 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar — Di saat sebahagian politisi minim prestasi mati-matian mengejar kursi Ketua Partai Politik di daerah hingga pusat, mantan Wakil Bupati di Sumatera Barat justru memilih mengundurkan diri hanya gara-gara merasa gagal menambah perolehan kursi. Sikap ini dinilai mantap betul alias mantul.

Ya, keputusan ini diambil Asyirwan Yunus, Wakil Bupati Limapuluh Kota 2010-2015, Ketua DPC Partai Hanura Limapuluh Kota. “Saya pamit, mundur,” kata Asyirwan, kepada Prokabar, Rabu (7/8).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Asyirwan Yunus mengirim pesan pribadi ke Prokabar, sembari melampirkan surat pengunduran dirinya. “Kasih tau teman-teman media, sebab saya terpilih tampak muka , mundurpun mesti tampak punggung,” jelas Asyirwan Yunus.

Bekas anggota DPRD Sumatera Utara yang asli Pangkalan Koto Baru itu menyebut, dia mundur sebagai wujud komitmennya kepada masyarakat dan teristimewa kader parpol Hanura , pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO).

“Lebih ke pembelajaran politik. Sebab, politisi yang ucapan dan sikapnya tidak sejalan, itu sudah terlalu banyak. Kita tidak ingin mainstream. Maunya berintegritas dan bermoral,” jelas Asyirwan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dia memohon maaf kepada Ketum Hanura dan seluruh kader, tidak dapat menambah perolehan suara dan kursi di DPRD Limapuluh Kota. “Dulu, kursi di DPRD ada 4. Sekarang masih 4. Harusnya naik, begitu juga untuk DPRD Sumbar, kita gagal,” terang Asyirwan Yunus.

Surat pengunduran diri Asyirwan Yunus ini, dia tembuskan ke Ketua DPD Hanura Sumbar dan ke Ketua Umum Hanura. Asyirwan meneken surat pengunduran diri di Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sosok Asyirwan, dikenal sebagai mantan Wabup yang merakyat. Sekalipun sudah tak menjadi pejabat, Asyirwan berpantang memutus silaturrahmi. Sama seperti tampuk kekuasaan dia pegang. “Jangan sampai, lalatpun tak hinggap. Silaturrahim, perlu terus dirawat dengan hati dan kekeluargaan,” kata Asyirwan Yunus, meminta maaf ke publik. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB