Ini Upaya Pemko Padang Selamatkan Tugu Merpati Perdamaian dari Kikisan Abrasi

Penulis -

Senin, 5 Agustus 2019 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pemerintah Kota Padang akan memasang karung berisi pasir untuk mengantisipasi abrasi yang mengancam Tugu Merpati Perdamaian yang terletak di Pantai Padang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian mengatakan, pemerintah akan memasang karung berisikan pasir setinggi dua meter di lokasi tersebut. Pemasangan karung berisikan pasir itu dipasang untuk menahan ombak.

Karung tersebut akan disebar mengelilingi di bagian belakang kawasan Monumen Merpati Perdamaian.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Dalam waktu dekat, satu atau dua hari ini akan dipasang karung berukuran besar berisikan pasir untuk penahan ombak. Tinggi tumpukan karung nanti mencapai dua meter,” ujarnya.

Menurutnya rencana pemasangan tumpukan karung pasir itu dilakukan setelah peninjauan yang dilakukan langsung Walikota Padang Mahyeldi beserta dinas terkait.

“Sabtu kemarin sudah dipantau oleh Pak Walikota dan dinas terkait. Insyaallah, jadi Dinas Pekerjaan Umum telah menindaklanjuti untuk meminta bantuan dari Balai Wilayah Sungai untuk pemasangan karung berisikan pasir itu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengatakan sebelumnya kerusakan Monumen Merpati Perdamaian juga pernah terjadi akibat abrasi. Saat itu pihaknya juga telah berupaya memasang karung penahan ombak.

“Yang pertama itu sudah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum namun terkendala anggaran, sekarang sudah kami surati kementerian untuk nanti dibuat penahan ombak (seawall), tapi tunggu keputusan. Untuk sementara ini ya hanya bisa pakai karung dulu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara untuk perbaikan yang rusak saat ini, Arfian mengaku belum bisa dilakukan pihaknya. Karena Monumen Merpati Perdamaian masih merupakan aset dari Lantamal II Padang.

“Untuk perbaikan yang rusak sekarang kita akan koordinasikan dengan Lantamal II Padang. Karena Monumen Merpati Perdamaian ini masih merupakan aset TNI Angkatan Laut,” tutupnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB