Menjelang Iduladha, Ini Dilakukan Pemkab Agam dan Polres Agam

Penulis -

Senin, 5 Agustus 2019 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah yang jatuh pada Minggu, 11 Agustus 2019, Pemerintah Kabupaten Agam bersinergi dengan Polres Agam dalam penanganan hewan qurban. Menjaga kualitas daging qurban yang aman sehat, utuh dan halal, tanpa mengorbankan betina produktif.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Isman Imran mengatakan untuk sapi yangakan disemblih harus terlebih dahulu melalui pemeriksaan yang ketat. Sebab, mencegah adanya dugaan hewan yang terjangkit penyakit dan dapat menular kepada manusia. “Saat ini, dilapangan masih ditemukan masyarakat kita menjual dan menyemblih hewan qurban yang masih produktif dan masih terlalu kecil. Hal ini harus dicegah dan harus dituntun kepada syariat Islam,” ungkapnya saat melaksanakan Sosialisasi penanganan hewan Qurban 1440 H / 2019 M beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara itu, Waka Polres Agam, Kompol Nasir menjelaskan terkait persoalan hukum dan kriminal di tengah masyarakat menjelang Idul Adha sering terjadi. Dalam hal ini, Polres Kabupaten Agam meminta dukungan semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan demikian, program Agam Madani pun dapat tercapai.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Penyalahgunaan narkoba, kejahatan asusila dan kekerasan masih terjadi di wilayah hukum Polres Agam. Dengan tingginya angka kriminalitas yang terjadi diminta kepada warga masyarakat untuk sama-sama menjaga kamtibmas di wilayah kita masing-masing. Apabila ada permasalahan silahkan segera dilaporkan kepada saya atau anggota saya Bhabinkamtibmas di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kejahatan tidak hanya adanya niat dari pelaku, namun didukung kuat dengan kesempatan. Seperti lemahnya keamanan dan kontrol masyarakat terhadap lingkungannya. “Untuk itu, kita sangat berharap poskambling atau pos keamanan pedesaan harus lebih ditingkatkan. Agar tidak ada pelaku kejahatan memiliki kesempatan untuk melakukan aksinya di sekitar kita,”pungkas Waka Polres Agam. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB