Harimau Liar Mengganas, 14 Ekor Hewan Jadi Korban di Pasaman

Penulis -

Selasa, 23 Juli 2019 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Serangan harimau terjadi di Pasaman. Tepatnya di Kampung Padang, Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping. Sampai-sampai belasan ekor ternak milik warga menjadi korbannya. Kejadian naas ini sudah terjadi sebulan terakhir. Serangan terakhir yang dilaporkan warga terjadi, Jumat (19/7) kemarin.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman, Ade Putra menjelaskan, sebulan terakhir ini, hewan buas yang diduga kuat harimau Sumatera ini telah menyerang 14 ekor ternak warga. Dimana dari 14 ekor itu, sebanyak 13 ekor hewan kambing dan satu ekor anjing jaga kebun warga.
“Pemilik kambing-kambing ini Alirman dan Erlis. Alirman kambingnya jadi korban sembilan ekor, sementara Erlis empat ekor. Untuk anjing, lain pula, hewan jaga ini milik Eri. Serangannya sudah sebulan terakhir,” kata Ade, Selasa (23/7).

Diakui Ade, dugaan kuat binatang buas ini adalah harimau Sumatera, karena salah satu pemilik menyaksikan hewan buas itu memakan ternaknya. “Salah seorang pemilik kambing, Erlis melihat harimau yang sedang memangsa kambingnya. Saat kelihatan itu Erlis terkejut, dan langsung berteriak. Seketika, harimau kabur ke dalam hutan dan membawa mangsanya,” kata Ade.

Tidak sampai di situ saja, dari pelacakan tim BKSDA, di lokasi kejadian juga ditemukan tanda-tanda, hewan buas ini adalah Harimau Sumatera. “Untuk sementara waktu, kami meminta warga agar lebih waspada bila beraktifitas ke kebun. Terutama di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping hingga Panti,” tukas Ade. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB