Buntut Perselingkuhan, Kantor Wali Nagari di Pessel Disegel Warga

Penulis -

Senin, 22 Juli 2019 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Buntut perselingkuhan dilakukan Wali Nagari Sungai Liku Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Darmawan, mulai memanas.

Warga terpaksa melakukan tindakan penyegelan dan meminta pada aparat terkait agar segala bentuk pelayanan dihentikan sampai runtuhnya jabatannya (Darmawan).

Suasana semakin gaduh ketika warga nekat melakukan penyegelan terhadap pintu masuk kantor Nagari dengan menggunakan papan yang dipaku dengan posisi menyilang.

“Kami tidak setuju lagi Darmawan menjabat sebagai Wali Nagari Sungai Liku Pelangai karena tindakan asusila yang dilakoninya,” kata salah seorang warga, Herman saat melakukan penyegelan Senin (22/7).

Ia menceritakan, tindakan asusila dilakukan Darmawan dengan perempuan bersuami berinisial ES sehingga berdampak pada retaknya rumah tangga yang bersangkutan.

“Saat ini perempuan yang dimaksud dengan suaminya tidak lagi tinggal serumah,” sambungnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Saripin Panduko Sutan mengatakan, tindakan asusila yang dilakoni Darmawan dengan ES telah lama dicurigai, terakhir warga melihat keduanya bertemu di tempat sepi sekitar pukul 20.00 WIB pada dua pekan terakhir.

Karena dinilai sebagai aib keluarga, keluarga ES meminta dirinya berterus terang. Ia pun mengaku telah menjalin hubungan terlarang dengan Darmawan.

“Kebetulan percakapan itu direkam dan saya pribadi sudah mendengarnya. Dari rekaman itu ES mengaku beberapa kali berhubungan badan dengan Darmawan, termasuk di kantor nagari,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Sungai Liku, Darmawan membantah dirinya telah berbuat asusila dengan ES, menurutnya informasi tersebut sengaja dihembuskan oleh lawan politiknya.

Kendati demikian, ia mengaku pada suatu malam sekitar pukul 20.00 WIB pernah berselisih dengan ES dan sempat bertegur sapa.

“Karena berselisih makanya kami bertegur sapa, tapi cuma sebatas itu. Waktu itu saya berencana berkunjung ke rumah warga yang mendapat bantuan pembangunan rumah layak,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB