​“Hati Hati, Bra Berbakteri Teror Sumbar”

Penulis -

Selasa, 20 Februari 2018 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Dara, seorang gadis asal nagari Padang Alai, Kecamatan Lima Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat menjadi korban Bra seken impor yang berisi bungkusan plastik berisi ulat atau serangga. 

Belum diketahui secara pasti asal muasal pakaian dalam bermerek Yayirou tersebut. 

Bra iti dibeli Dara di salah satu kedai di pasar tradisional dan langsung menggunakannya. 

Setelah beberapa saat memakai BH, tiba-tiba bagian vital dada gadis muda berusia 20 tahun tersebut gatal-gatal, serta serasa ditusuk jarum. Curiga ada benda aneh dalam bra tersebut, Dara akhirnya merobek bagian depan bra itu, dan  menemukan bungkusan plastik seperti cairan berisi ulat atau serangga.

Agar derita rasa sakit yang dialami tidak semakin parah, Dara langsung berobat ke Puskesmas terdekat. Dan langsung menyerahkan bra itu ke petugas medis.

Untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan hasil temuan bra berisi bungkusan plastik berisi ulat tersebut, pemeriksaan laboratorium langsung dilakukan Pihak Puskesmas.

“Saat ini kita sedang teliti apakah ada hubungan antara bra tersebut dengan gatal gatal dan sesak nafas yang dialami pasien,” jelas Siskawati, Kepala Puskesmas Padang Alai.

Bra seken impor ini diduga banyak beredar bebas di pasar tradisional Kabupaten Padang Pariaman, bahkan di Sumatera Barat secara umumnya. selain harga murah, model penampilan juga cukup bagus. 

Pihak Puskesmas Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati membeli dan memakai bra yang beredar di pasaran. (Rudi)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB