Mahasiswa Universitas Malaysia Terengganu Observasi Konservasi Penyu di Pantai Maligi

Penulis -

Rabu, 17 Juli 2019 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar — Sebanyak lima orang mahasiswa Universitas Malaysia Terengganu (UMT) didampingi Ketua Program Studi Perairan, Pesisir dan Kelautan Pascasarjana Universistas Bung Hatta, Harfiandri Damanhuri melakukan kegiatan observasi dikawasan Pantai Indah Maligi Jorong Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Rabu (17/7). Observasi dilakukan dalam rangka melihat dan mengembangkan potensi kawasan pantai Maligi, baik dari segi potensi konservasi penyu, kawasan eko wisata, mangrove maupun potensi lainnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Harfiandri Damanhuri menyampaikan, bahwa kedatangannya bersama mahasiswa internasional tersebut dalam rangka untuk menjalin silaturhami sekaligus melihat potensi kawasan pantai Maligi.

“Kita hadir di sini untuk melakukan peninjauan dan melihat potensi yang ada yang bisa dibantu untuk pengembangannya. Kita bawa 5 orang mahasiswa yang memiliki minat khusus terhadap penyu, mangrove dan potensi perairan,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Andri berharap dirinya dapat menjadi mitra bagi pemerintah dan masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi yang terdapat di kawasan Maligi Pasaman Barat tersebut.

Sementara itu, Decky H Sahputra selaku pembina komunitas Pandah Art and Green Maligi yang secara intens melakukan pengelolaan potensi konservasi Penyu dan wisata di daerah tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan ketua prodi beserta mahasiswa UMT di daerah setempat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selaku pembina komunitas Pandah Art and Green dirinya berharap masukan ilmu dan pembelajaran dari ketua prodi berserta mahasiswa yang bisa disalurkan kepada masyarakat setempat.

“Kami mohon bimbingan jika ada kesalahan dalam hal konsep konservasi Penyu ini. Kita berharap Maligi bisa jadi ikonnya Pasaman Barat dan Maligi dapat dijadikan sebagai kawasan konservasi Penyu serta kawasan eko wisata,”pungkasnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB