BPS Catat Tingkat Pengangguran di Pessel, Peringkat ke-6 di Sumbar

Penulis -

Selasa, 16 Juli 2019 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat tingkat pengangguran di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) 5.85 persen pada 2018, atau turun dari 5.95 persen tahun sebelumnya.

Parahnya, penurunan itu masih menempatkan Pessel pada posisi ke-enam tertinggi dari 19 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat (Sumbar).

“Ya, setelah Kabupaten Solok, Pasaman, Padang Pariaman. Kota Bukittinggi dan Padang,” ujar Kepala BPS Pessel, Yudi Yos Elvin pada wartawan di Painan Selasa(16/7).

Tingginya tingkat pengangguran terbuka di daerah berjuluk ‘Negeri Sejuta Pesona’ itu sejalan dengan terbatasnya lapangan kerja, utamanya sektor formal.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berdasarkan pencatatan, lanjutnya sebagian besar angkatan kerja Pessel masih bergerak di sektor informal seperti pertanian sektor yang mencapai 44.53 persen.

Kemudian disusul sektor perdagangan hotel dan restoran, 22.47 persen. Diikuti sektor jasa-jasa 16.28 persen, lain-lain 10.90 persen dan industri pengolahan 5.81 persen.

Secara terpisah, Ketua DPRD, Dedi Rahmanto Putera mengatakan, tingginya pengangguran di tak hanya dikarenakan lapangan kerja yang terbatas.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Namun, juga juga kualitas angkatan kerja yang minim. Tidak mampu berdaya saing. Hal itu terkonfirmasi dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pessel yang rendah.

“Bahkan, pada 2017 Badan Pusat Statistik mencatat Pessel berada di urutan ke-12 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Jadi, lulus 100 persen tidak menjamin kualitas,” ujarnya.

Karena itu, harus ada terobosan dan inovasi. Pemerintah daerah harus menumbuhkan industri kreatif dan sektor swasta lainnya di Pessel.

“Pemerintah daerah harus membangun basis perekonomian masyarakat. Sekarang yang jadi pertanyaannya, mau, tidak,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda), Erizon menyampaikan, guna menurunkan angka pengangguran, pemerintah daerah kini fokus menggiatkan berbagai pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

Hal itu guna meningkatkan kualitas angkatan kerja, sehingga memiliki berdaya saing kuat. Tak hanya mampu bersaing secara nasional, tapi juga di kancah internasional.

“Sekarang kami juga latih tata boga. Karena ini sesuai dengan potensi pariwisata Pessel. Nantinya bisa jadi oleh-oleh khas daerah,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB