Sudah 11 Tahun, TdS Harusnya tak Lagi Membebani Anggaran Daerah

Penulis -

Jumat, 12 Juli 2019 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pakar Pariwisata Universitas Andalas, Sari Lenggogeni menegaskan, tahun kesebelas pelaksanaan event Tour de Singkarak (TdS) seharusnya tidak dibebankan lagi kepada anggaran daerah.

Event yang telah memiliki branding yang kuat dan internasional, seharusnya sudah didanai sponsor tunggal (pihak ketiga).

“TdS ini grafiknya harus naik, jangan sampai datar apalagi turun. Ini sudah tahun kesebelas jangan lagi dibebankan kepada uang rakyat. Sampai kapan akan seperti ini?,” ujarnya kepada KLIKPOSITIF, Kamis, 11 Juli 2019.

Bisa jadi, lanjut Lenggogeni, mundurnya empat kabupaten dan kota di Sumbar disebabkan karena mereka tidak merasakan manfaat yang signifikan dari perhelatan sepeda berstandar internasional tersebut.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

“Ingat cost (biaya) yang mereka keluarkan, lalu benefitnya apa, kalau mereka berpikiran buang uang saja tentu saja lebih baik tidak ikut, sebab banyak kebutuhan lain yang mendesak,” katanya.

Namun, disisi lain Lenggogeni mengapresiasi hasil kerja Dinas Pariwisata Sumbar yang telah melakukan perluasan penyelenggaraan dengan bergabungnya Jambi (Kabupaten Sungai Penuh dan Kerinci).

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

“Dari sisi ini bagus karena telah melakukan perluasan, sudah mulai melakukan sinergi dengan provinsi tetangga. Ini terobosan yang bagus dalam mengembangkan TdS,” akuiknya.

Akan tetapi, perlu banyak kajian dan evaluasi pemerintah dalam pelaksanaan TdS, mulai dari pemetaan waktu pelaksanaan serta mensingkronisasikan dengan jadwal berkunjung wisatawan. Kemudian mengintegrasikan dengan objek wisata lain dalam bentuk Co-branding.

“Momentum Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia UNESCO bisa dimanfaatkan dalam promosi yang terintegrasi dengan TdS, sehingga manfaatnya tampak jelas,” terangnya.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Untuk diketahui, sejak tahun 2018 Kementerian Pariwisata tidak lagi mendanai event TdS lagi, sehingga provinsi harus menghabiskan sedikitnya Rp8 miliar untuk anggaran yang bersumber dari APBD. Selain provinsi kabupaten dan kota kota juga menyumbang sesuai sekitar Rp500 juta hingga Rp700 juta tiap event.

Dalam setiap kali event TdS sedikitnya menghabiskan sekitar Rp16 miliar tiap tahunnya. Kemenpar hanya bisa membantu Rp 1 miliar dengan porsi 60 persen untuk promosi dan 40 persen untuk kegiatan.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030
Ukir Sejarah, Timnas Bola Voli Putra Indonesia Juara Asia 2026
Kejurnas Kempo Wilayah Sumatera 2026, Atlet Pesisir Selatan Raih Enam Medali
PS Nagari Sungai Dareh Gulung PS Nagari IV Koto Pulau Punjung 1-0
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:40 WIB

POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB