Layani Penerbangan Haji, Pertamina Tambah 6,8 Juta Liter Avtur di BIM

Penulis -

Jumat, 12 Juli 2019 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Untuk menerbangkan jamaah haji dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menuju Arab Saudi, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menambah pasokan bahan bakar jenis avtur menjadi 6,8 juta liter.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR Robby Hervindo melalui keterangan pers, mengatakan pihaknya menyiapkan bahan bakar avtur di bandara tersebut dalam dua fase yakni saat keberangkatan pada 4 Juli hingga 6 Agustus 2019.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Dalam fase ini kita siapkan dalam jumlah 5,8 juta liter,” katanya.

Sementara pada fase kedua yaitu kepulangan diperkirakan terjadi pada 17 Agustus sampai 2 September 2019. Pihaknya menyiapkan satu juta liter avtur.

Ia mengatakan penyediaan avtur di Bandara Internasional Minangkabau saat fase satu ini menurun sekitar 27 persen dibandingkan tahun lalu.

Menurut dia penurunan disebabkan jumlah kelompok terbang (kloter) haji berkurang dibandingkan tahun lalu dari 124 kloter menjadi 87 kloter di BIM pada tahun ini

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Keberangkatan haji dari Sumatera Barat terbagi menjadi empat embarkasi dengan total 87 kloter yang terdiri dari embarkasi Padang sebanyak 18 kloter, embarkasi Solo 57 kloter, embarkasi Balikpapan 11 kloter, dan haji khusus satu kloter.

Sedangkan untuk fase kepulangan, terdapat 18 kloter.

“Stok avtur yang tersedia di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan musim Haji 2019. Selain itu stok avtur di DPPU Minangkabau mampu memenuhi kebutuhan hingga 16 hari ke depan,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengatakan DPPU Minangkabau dilengkapi delapan unit refueller dengan kapasitas masing-masing 206 ribu liter.

Penyaluran avtur pada bulan Juli hingga September diprediksi meningkat berturut-turut 73 persen, 58 persen dan 5 persen dibandingkan kondisi normal.

“Kenaikan dipersiapkan untuk mengantisipasi bertambahnya penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau tujuan tanah suci. Baik penerbangan langsung maupun transit di kota lain,”kata dia. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB