Sekda Pessel Enggan Komentar Kosongnya Pasar Kambang

Penulis -

Jumat, 12 Juli 2019 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Erizon enggan berkomentar soal kosongnya pasar Kambang, Kecamatan Lengayang.

Kepada Prokabar.com Kamis (11/7) Erizon mengaku, sejuah ini dirinya belum mengetahui secara pasti kondisi kosongnya pasar tersebut.

Sebab, ungkapnya, dirinya belum mengecek langsung ke lapangan dan hal tersebut seyogyanya dikonfirmasi langsung ke dinas terkait.

“Saya belum mau komen soal kosongnya pasar Kambang. Karena saya tidak ke lapangan, dan lebih tepatnya langsung Dinas Pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menilai, jika kondisi tersebut benar, maka sangat disayangkan. Sebab, pembangunan pasar dilakukan untuk kebutuhan pedagang yang lebih representatif.

“Kalau itu yang terjadi, tentu sangat kita sayangkan. Jadi ini memang budaya kita yang belum baik,” sebutnya

Sejauh ini sebanyak 26 pasar yang di Pesisir Selatan, Erizon mengakui belum mengetahui perkembangan kesiapan secara keseluruhan. Sebab, hal tersebut dari sejumlah pasar yang dibangun masih berjalan dan berproses.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Dari 26 pasar yang dibangun, entah baru berapa yang siap. Datanya juga saya kurang tau,” ujarnya.

Lanjut Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berkata, terkait perbedaan pendapat tentang kebutuhan pembangunan pasar itu merupakan hal yang biasa.

Namun, dirinya yakin dengan pembangunan yang dilakukan, salah satu upaya untuk membuat daerah lebih berpacu.

“Bagaimanapun, kami akan tetap bangun terus. Karena memang jtidak bisa instan,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Informasi dihimpun Prokabar.com dikalangan pedagang, pasar Kambang sejak dibangun pada tahun 2017 lalu, kini bangunannya tidak dihuni.

Selanjutnya, arsitektur bangunan yang tidak sesuai keinginan, penataan pedagang juga tampak disebut tidak konsisten.

Pantauan Prokabar.com aat ini pasar semi modern tersebut hanya menjadi tempat parkir kendaraan roda dua milik pedagang, dan diantara kios tampak kumuh dengan serakan sampah seperti tak terurus,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB