Pessel, Prokabar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Provinsi Riau. Kabupeten Pesisir Selatan (Pessel) sebagai wilayah diujung Sumbar perbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu, hingga saat ini belum terdampak pencemaran udara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pessel, Jumsu Trisno mengatakan, kualitas udara di Pessel masih dalam kondisi baik.
“Hingga saat ini kualitas udara kita masih baik. Kami rutin mencek apalagi sejak karhutla di Riau,” ujarnya kepada Prokabar.com Jumat (6/7) di Painan.
Ia menambahkan, pihak telah melakukan pendeteksi kualitas udara melalui alat Air Quality Monitoring System/AQMS di bukit RCTI.
“Hasil pantau tersebut masih kondisi baik dan tidak berbahas bagi kesehatan masyarakat,” ulasnya.
Kendati demikian, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat tetap waspada saat keluar rumah dengan menggunakan masker dan pengamanan lainnya.
Namun, saat ini masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas udara di Pessel. Kerena DLH akan terus memantau setiap saat dan akan memperingati jika ada perubahan.
“Insyaallah masih aman, semoga kebakaran di Riau cepat diatasi dan tidak berdampak kepada kita di Pessel khususnya,” ujarnya lagi.
Pantauan Prokabar.com di lapangkan terlihat beberapa wilayah seperti Painan dan wilayah Tarusan disisi dinding perbukitan kabut menyelimuti tak begitu parah.
Namun kondisi itu tidak menggangu aktifitas pengendara saat melintasi, karena asap tidak begitu tebal.(min)
















