Triwulan II, Realisasi PAD Pariwisata Pessel Masih Jauh dari Target

Penulis -

Kamis, 4 Juli 2019 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menyampaikan hingga penghujung triwulan II 2019, penerimaan daerah sektor pariwisata masih Rp600 juta.

Sementara, pemerintah daerah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pariwisata mencapai Rp2,5 miliar. Angka itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp2 miliar.

“Ya. Memang masih jauh dari target yang telah ditetapkan,” ungkapnya Kepala Dinas Pariwisata, Hadi Susilo pada wartawan baru-baru ini di Painan.

Rendahnya realisasi itu dikarenakan sumber pendapatan masih terdapat di dua destinasi. Keduanya adalah Pantai Carocok Painan dan KWBT Mandeh.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara pengelolaan sejumlah objek wisata lainnya masih dipegang nagari dan organisasi kepemudaan setempat. Penjualan karcisnya tidak masuk dalam penerimaan pariwisata.

Kendati demikian, lanjut Hadi, pihaknya tetap optimis target penerimaan PAD pariwisata tetap tercapai hingga akhir tahun.” Kami akan berupaya semaksimal mungkin,” ujarnya.

Adapun upaya yang dilakukan antara lain ikut mengelola destinasi yang dikontrakkan pada pihak ketiga seperti Pemandian Air Terjun Bayang Sani, misalnya.

Memopurasi semua tiket masuk lokasi wisata yang belum menjadi kelolaan pemerintah daerah, termasuk seluruh wahana dan permainan yang ada di sana.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Langkah itu secara otomatis menambah pendapatan daerah di sektor pariwisata.” Ini tentu butuh kerjasama yang baik dari semua pihak,” ulasnya.

Secara terpisah, Sekda Erizon menyebutkan untuk PAD, pemerintah daerah hingga kini belum terlalu fokus pada penerimaan sektor pariwisata.

Jika terlalu dipaksakan, dikhawatirkan bakal berdampak pada jumlah kunjungan. Sebab, sektor pariwisata Pesisir Selatan baru mulai berkembang.

“Kalau bisa kita berfikirnya beri keringanan pada pengunjung seperti gratis masuk destinasi pada momen-momen tertentu, sehingga jumlah wisatawan terus bertambah,” tuturnya.

Sedangkan untuk PAD, ia mengaskan lebih fokus pada kegiatan yang mengeksploitasi alam seperti galian C dan penambangan pasir. Parkir kenderaan berat dan pajak jual beli tanah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Saya belum puas dengan kinerja itu. Karena kalau wisatawan tumbuh, tentu berdampak positif pada perekonomian daerah,” tegasnya.

Seperti diketahui, dalam revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2016-2021, pemerintah daerah menargetkan angka kunjungan wisatawan lokal mencapai 2,8 juta orang.

Sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 185 ribu. Asumsi itu lebih tinggi dari target tahun lalu yang hanya 2,6 juta orang wisatawan lokal dan 180 ribu mancanegara, tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB