Tiga Kali Ganti Trase, Pembangunan Tol Jokowi tak Disabut Positif di Sumbar

Penulis -

Rabu, 3 Juli 2019 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pembangunan jalan tol oleh pemerintahan Presiden Jokowi tidak disambut positif di Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya sejak Groundbreaking oleh orang nomor satu di Indonesia itu belum terlihat progres signifikan.

Padahal, dari arah Pekanbaru telah lama dimulai pembangunan. Sementara di Sumbar pembangunan tahap 1 Padang -Sicincin belum juga terlaksana. Persoalannya kendala pembebasan lahan hingga saat ini.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sebelumnya telah dilakukan pertemuan pemerintah provinsi, Kabupaten Padangpariaman serta pihak terkait bersama masyarakat yang terdampak (Lubuk Alung, Sicincin dan Sungai Abang). Walaupun berlangsung panas saat itu disepakati pemidahan trase sebab lebih kurang 246 rumah warga terdampak, belum lagi fasilitas lain serta tanah kaum.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, permintaan pemindahan trase dari masyarakat telah disampaikan ke Kementerian PUPR, ternyata tidak cocok dan akan disesuaikan lagi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Awalnya pemindahan trase, ternyata tidak cocok juga, sekarang trase ketiga. Kami dari provinsi menunggu dulu yang ketiga ini baru turun ke lapangan untuk pembebasan lahan,” ujarnya, Rabu, 3 Juli 2019.

Menurutnya, masyarakat sangat mendukung pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, namun tentu tidak berdampak besar pada kehidupan mereka. “Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung, tinggal pemilihan trase yang cocok saja,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sebelumnya, Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk turun langsung menyelesaikan persoalan tersebut. Menanggapi hal itu Nasrul Abit mengaku akan berusaha semaksimalnya.

“Iya, kita diminta turun. Jadi kita lagi menunggu SK, kalau SK sudah ada kita akan turun lagi menentukan titik koodinat,” tukasnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB