Pasaman, Prokabar — Listrik sering mati di Pasaman. Tidak sedikit masyarakat yang mengeluh. Tenang, masalah ini bakal segera teratasi, sembari menunggu beroperasinya Gardu Induk (GI) yang dibangun PT PLN di wilayah Pasaman.
“Iya, hampir rampung pengerjaannya. Mudah-mudahan, ini bisa mengatasi sering mati lampu di Pasaman,” kata Site Engineer Manager, Teguh Pudjianto, melalui Staf Engineer, Ari Tri Agusta, PT Adhi Karya, selaku rekanan pembangunan GI 150 KV di Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti.
Diakui Ari, pengerjaan sejak tahun 2017 ini, sudah memasuki tahap pemasangan Instal Elektrikal Mekanikal (IEM). Namun, waktu hanya tersisa dua bulan lagi.
“Kita optimis, pengerjaan pembangunan GI ini rampung sebagaimana kesepakatan dalam kontrak kerja,” ujarnya.
Dalam perjanjian kontrak kerja, masa pengerjaan GI 150 KV Pasaman itu dimulai pada Agustus 2017, akan berakhir pada 14 Agustus 2019 atau 720 hari kalender.
Lebih lanjut, Manager PLN ULP Lubuk Sikaping, Endavid Yusyaf mengatakan, peristiwa pemadaman listrik di wilayah Pasaman akan teratasi seiring rampungnya pembangunan GI tersebut, nantinya.
“Sudah pasti itu. Pemadaman akan teratasi dengan adanya GI beroperasi di Pasaman. Selama ini pemadaman kerap terjadi karena kita kekurangan pasokan dari GI Simpang Ampek dan GI Bukittinggi. Ditambah faktor geografis Pasaman, membuat jaringan yang disuplai dari dua GI, kerap terganggu,” tukas Endavid. (Ola)
















