Pasaman, Prokabar — Kabupaten Pasaman nyaris gelap gulita bila malam. Kenapa tidak, mulai dari pusat kota, hingga pelosok-pelosok kecamatan dan nagari, tidak sedikit penerangan jalan yang tak lagi berfungsi.
Kondisi ini sangat memprihatinkan. Sudah berbuih mulut masyarakat meminta kepada pemerintah untuk diperbaiki. Namun, tidak ada tindakan. Alasannya anggaran tidak ada.
“Terlebih parah itu, jalan di kampung-kampung. Gelap sejadinya, di Kecamatan Lubuk Sikaping saja, banyak yang tidak kunjung diperbaiki,” kata Andi, salah satu warga Nagari Tanjung Beringin Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Minggu (23/6).
Andi mengakui, dirinya pernah menanyakan langsung kepada pihak Dinas Perhubungan Pasaman. Jawaban yang ia dapat, anggaran habis.
Hal ini juga sama, saat Prokabar.com meminta penjelasan. Pejabat yang enggan menyebutkan namanya mengaku, tahun 2019, anggaran Dinas Perhubungan banyak terkena pemangkasan. Sama dengan dinas-dinas lain, ulah defisit tahun 2018 lalu.
“Semester pertama saja, habis anggaran di bidang kami. Pakai apa memperbaiki lampu-lampu jalan,” kata pejabat ini.
Dijelaskan, sebelumnya tahun 2018, mata anggaran perawatan penerangan jalan ini berada di Dinas Lingkungan Hidup. Namun pindah ke Dinas Perhubungan sejak tahun 2019. “Kini, Tupoksinya dipindah, tapi mata anggarannya sedikit, sama saja tidak ada,” lanjut pejabat ini.
Meski begitu, pihak Dinas Pehubungan berjanji, persoalan ini bakal diupayakan untuk mencari jalan keluarnya pada APBD perubahan nanti. (Ola)
















