Mengenal Sosok Kafilah Disabilitas Netra asal Kota Pariaman di MTQ Sumbar ke 38

Penulis -

Rabu, 19 Juni 2019 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, Prokabar — Salah satu Cabang yang menjadi andalan Kontingen Kota Pariaman, adalah Cabang Tilawah Golongan Cacat Netra  Putra, dimana kafilah atas nama Syafrijal Tanjung punya peluang besar untuk meraih prestasi di ajang MTQ Nasional ke 38 tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang diadakan di Kota Solok, dari tanggal 14 hingga 22 Juni 2019.

Syafrijal Tanjung  yang tinggal di Sintuk, Naras, Kecamatan Pariaman Utara ini, dulunya tidak buta sejak lahir, tetapi karena adanya kecelakaan yang menimpa dirinya ketika berumur 5 tahun, sehingga dirinya sampai saat ini menderita kebutaan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lelaki berumur 48 Tahun ini, memang mempunyai suara yang khas, sehingga ketika membacakan ayat-ayat Al qur’an, sangat merdu dan menyentuh hati bagi yang mendengarnya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini, saya masih diberi kesehatan oleh Allah SWT, dan dapat mengikuti lomba Musabaqah di Kota Solok ini”, ujarnya.

MTQ ke 38 di Kota Solok ini, merupakan MTQ kedua bagi dirinya mewakili Kota Pariaman, dimana pada MTQ sebelumnya, ia mendapat peringkat ke dua.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Saya selalu bersyukur atas apa yang saya dapat selama ini, dimana keseharian saya selain bisa mengaji, pekerjaan sehari-hari sebagai Jurpi, alias Juru pijat”, tukasnya sambil tertawa.

Dirinya menceritakan dulu ketika dia berada di Kota Bandung, pernah mengikuti sekolah pijat di Wiata Guna Bandung pada tahun 1990 selama satu tahun, dan memperoleh sertifikat untuk keahlian tersebut.

Ketika ditanya target pada MTQ kali ini, dirinya menjawab dengan santai, “bara diagiah Allah se lah” atau dalam bahasa Indonesia “berapa dikasih oleh Allah saja”, katanya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dalam keterangan Pimpinan Kontingen Kota Pariaman, M. Nur mengatakan, Syafrijal Tanjung merupakan aset yang dipunya oleh Kota Pariaman untuk mengaharumkan nama Kota Pariaman di ajang MTQ, baik di tingkat Provinsi Sumatera Barat, maupun di tingkat Nasional.

“Kita berupaya untuk mengkaderkan pak Syafrijal Tanjung ini untuk dapat mengikuti ajang di MTQ tingkat Nasional nantinya, yang akan diselenggarakan di Tahun 2020, dimana yang akan menjadi tuan rumah adalah Provinsi Sumatera Barat”, tutupnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB