​Upiak Isil Berkodek Saja, Kenalkan Minang Sampai ke Thailand

Penulis -

Jumat, 22 Desember 2017 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Upiak Isil penyanyi Tak Tuntuang, berkodek-kodek saja, pakai baju lalok dan sandal jepit lapang, membuat Ranah Minang terkenal sampai Thailand. Kita sudah bersama-sama pakai iklan, tagline, branding, tak mampu melawan Upiak.

Baru saja Taste of Padang sebagai branding wisata Sumbar dibuat, hebohnya minta ampun. Banyak sekali yang tak setuju. Kenapa? Tak setuju saja. Pokoknya tak setuju.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sementara itu Upiak Isil sukses menjual Sumbar ke negara-negara tetangga. 

Lewat lagunya yang video klipnya diambil di pelataran Jam Gadang dan Pasa Ateh itu  Upiak telah bekerja tanpa APBD untuk promosi wisata dan budaya Minang.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Ia tampil di berbagai stasiun televisi di Kuala Lumpur dan Bangkok. Lagunya viral di dua negara itu dan menjalar sampai ke Vietnam.

Si Upiak persis seperti amak-amak kita. Bakodek kain saruang. Lucu, natural dan elok. Kenapa operator wisata kita yang perempuan tak berkodek kain sarung saja. Lantas apa yang akan diberikan oleh pemerintah Sumbar untuk perempuan kita ini? Cuek bebek saja? (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB