Irwan Prayitno: Alam Itu Anugrah Iillahi, Manfaatkan Dengan Akal dan Seimbang

Penulis -

Minggu, 19 Mei 2019 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar — Masjid Raya Maninjau didatangi Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatra Barat, Minggu (19/5). Istimewanya, langsung dipimpin Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno beserta Istri Nevi Irwan Prayitno.

Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Tuswandi dan sejumlah Kepala OPD turut mendampingi beliau. Tidak lupa pula Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan Kabag Humas Agam Tomi TRD. Kemenag, Forkopimda Agam, Walinagari, Bamus dan Tokoh Masyarakat Maninjau juga sangat antusias ramai mengikuti kunjungan orang nomor satu Sumatra Barat tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dalam kesempatan, Gubernur berpesan agar masyarakat Salingka Danau Maninjau lebih menjaga kelestarian alam.

“Alam itu anugrah dan ciptaan Tuhan. Tidak ada yang sia-sia. Bermanfaat semuannya. Untuk lebih bermanfaat harus digunakan dengan akal, sehingga menjadi berkah untuk kita,” kata Gubernur.

Irwan Prayitno melanjutkan dengan mencontohkan seperti Batang Kelapa, tidak ada yang terbuang darinya. Mulai dari buah, daun, lidi, batang, akar dan semuannya termanfaatkan dari seluruh tubuh dan raga Kelapa.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Danau juga demikian. Dalam memanfaatkan harus seimbang. Tidak boleh merusak. Bila merusak maka alam juga akan merusak kita. Terjadinya longsor dan tubo belerang akibat perbuatan kita,” tuturnya.

Memutus simbisioime alam maka siklus dan keseimbangan akan hilang. Bila membabat hutan tidak seimbang maka akan terjadi longsor. Begitu juga danau, bila keramba melebihi kapasitas, danau akan rusak pula.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Mari kita jaga danau untuk kehidupan kita. Jangan merusak. Bila ada makanan ikan seperti Pelet bisa diganti dengan pakan ikan alami, akan lebih baik. Bila kita tanyakan lagi kepada petani keramba saat ini, banyak merugi dari pada untungnya. Itu akibat ulah kita sendiri juga,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB