Melalui Safari Ramadan, Bupati Pessel, Gratiskan Pakaian untuk Siswa Miskin

Penulis -

Selasa, 14 Mei 2019 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel,Prokabar — Pemerintah Kabupeten Pesisir Selatan (Pessel), tahun ini memberikan program bantuan pakaian kepada anak Sekolah Dasar (SD) yang miskin di daerah ini.

Bupati Pessel, Hendrajoni mengatakan, program bantuan seragam sekolah pro rakyat. Alasannya, bantuan seragam ini menyentuh langsung ke warga dan langsung ke sasaran.

“Yang penting program ini sangat memberikan pengaruh besar bagi dunia pendidikan di Pessel,” ujar Hendrajoni saat melakukan safari Ramadan di Masjid Mahabbatul Qulub, Nagari Siguntur Muda, Kecamatan Kito XI Tarusan, Selasa (14/5).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dikatakannya, progam ini benar membantu orang tua siswa yang miskin, terutama soal berpakaian untuk anak SD.

Salah seorang orang tua Siswa di Siguntua Mudo, Marni (43) mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir ketika akan masuk anak ke sekolah dirinya selalu kesulitan membeli kebutuhan seragam sekolah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Tiga anak saya sudah bersekolah dan yang tua kelas 1 SMA, kedua SMP dan SD, sehingga besar sekali biaya yang harus dikeluarkan setiap tahun ajaran baru,” ujarnya.

Dengan pekerjaan suaminya sebagai petani, penghasilan yang didapat jarang mencukupi kebutuhan sekolah. Setiap anaknya masuk sekolah baru, pasti ada seragam yang harus diganti.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Mudah-mudahan tahun ini, anak saya diberikan secara gratis, seragam juga lengkap,” ujarnya sambil tersenyum.

“Program tersebut mampu menambah semangat anak saya bersekolah. Saya merasa terbantu karena sebagai orang yang hidup digaris kemiskinan dengan penghasilan suami sebagai petani,” ujarnya lagi.

Dirinya merasa senang sekali, mendengar bupati mengatakan adanya program pakai gratis untuk anak bersekolah. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB