Dua Tahun Lebih, Begini Progres 25 Nagari Persiapan di Pasaman

Penulis -

Selasa, 7 Mei 2019 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dimekarkan sejak 2017, 25 nagari persiapan di Pasaman masih terkatung-katung. Anggaran operasional masih ‘menyusu’ pada nagari induk. Target pemerintah Kabupaten Pasaman yang hingga akhir tahun 2018 bakal menjadi nagari definitif, belum terwujud.

Meski begitu, masyarakat jangan cemas. Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mengupayakan definitif. Bahkan di Sumatera Barat ini, Pasaman yang lebih maju progresif kepengurusan nagari persiapan dibanding nagari lain.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Awal tahun hingga saat ini progresnya jalan di tempat. Surat kajian segala macamnya sudah sudah mendarat di Kementrian Dalam Negeri. Belum ada kabar sampai sekarang. Kita bakal menyusul tindak lanjut surat menyurat itu. Kita sudah masuk tahapan akhir untuk definitif” kata Kabag Pemnag Setda Pasaman, Alim Bazar.

Diakui Alim, jalan di tempat progres nagari persiapan ini, lantaran ada moratorium dari pemerintah pusat. Isinya, supaya menunggu masa Pemilu berakhir dulu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Palingan Juni ini, mulai lagi,” lanjut Alim

Diakui Alim, saat ini Pasaman memiliki 37 nagari induk, ditambah 25 nagari persiapan. Untuk menuju definitif, Ranperda 25 nagari persiapan tersebut sudah disepakati dengan DPRD Pasaman. Bahkan telah  dievaluasi oleh Gubernur Sumbar dengan keputusan nomor 120-506-2018 tanggal 25 Juli 2018 tentang evaluasi rancangan peraturan daerah Kabupaten Pasaman. Kala itu, ada enam poin hasil evaluasi gubernur yang harus diselesaikan, semuanya sudah dipenuhi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Terakhir kami berkoordinasi ke instansi terkait di Jakarta tentang penetapan dan penegasan batas nagari sesuai kaedah kartografis,” tukas Alim Bazar. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB