Pupuk Dari Darah Sapi Karya Siswa SMAK Dilirik Pemko Padang

Penulis -

Jumat, 3 Mei 2019 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Karya ilmiah siswa SMK-SMAK Padang yang memanfaatkan darah sapi sebagai bahan baku pupuk organik cair mendapat respon positif dari Pemerintah Kota Padang. Rencananya, kedua pihak akan mengadakan MoU untuk pengembangan kerja sama dalam pengolahan produk yang sudah dipatenkan tersebut.

“Karya ilmiah siswa SMAK Padang yang berupa pupuk organik cair dengan memanfaatkan darah sapi, mesti dikembangkan lebih lanjut agar temuan tersebut menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat menerima Kepala SMAK Padang Drs. Nasir didampingi beberapa orang guru dan kepala bagian kerja sama Erwin di kediaman Jalan A. Yani, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurut Mahyeldi, karya ilmiah siswa SMAK Padang memanfaatkan limbah darah sapi yang telah dipatenkan merupakan wujud ilmu pengetahuan yang ditimba selama ini. Hal ini patut mendapat perhatian, khususnya bagi Pemko Padang sebagai pemerintahan terdekat yang telah membina dunia pendidikan di daerah ini. “Sangat sayang, bila sekolah yang menjadi ‘rule model’ pendidikan vokasi industri di Indonesia ini tidak kita manfaatkan,” ujar Mahyeldi.

Bentuk tanggung jawab pemerintah, kata Mahyeldi, diantaranya mendorong siswa untuk terus berinovasi, serta memfasilitasi siswa dalam pengembangan karyanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Tanggung jawab pemerintah adalah mendorong siswa berinovasi dan memfasilitasi untuk terus mengembangkan inovasi tersebut,” selanya.

Pada kesempatan ini, Kepala SMAK Padang, Nasir membeberkan produk-produk ilmiah yang dihasilkan siswa sebagai calon-calon analis kimia. Karya-karya ilmiah tersebut sebagian sudah dipatenkan kemudian di akhir tahun pelajaran dipamerkan di lingkup sekolah. Adapula waktunya dipamerkan dalam sebuah ekspo yang lebih besar di tingkat provinsi.

“Produk siswa SMAK Padang sebagian sudah dipatenkan dan dipamerkan dalam ekspo sekolah dan di tingkat yang lebih besar lagi,” kata Nasir.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dijelaskan Nasir, khusus pupuk organik cair berbahan baku darah sapi ini sudah dibuktikan penggunaannya pada tanaman bungan dan tanaman buah. Hasilnya menakjubkan, pohon yang semula enggan tumbuh di lingkungan kampus SMAK Padang terbukti hidup subur dan cepat berbuah setelah menggunakan pupuk olahan siswa tersebut.

“Selain merangsang pohon tumbuh subur dan cepat berbuah, pupuk organik cair dari darah sapi juga mampu mentralisir tanah yang semula berkadar asam tinggi,” ungkapnya. (hum/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB