TK Harapan Bancah, Bangun Negeri Dengan Generasi Madani

Penulis -

Minggu, 28 April 2019 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar — TK Harapan Bancah sudah berumur 40 Tahun. Salah satu taman kanak-kanak yang populer dimasa lalu. Namun seiring waktu, sekolah ini mulai redup. Bahkan sempat mati suri dalam beberapa waktu. Disebabkan banyaknya masyarakat merantau dan mengadu nasip di kampung orang.

Setelah beberapa perkembangan dengan tenaga guru mulai hadir, pendidikan dini ini kembali bangkit. Para orang tua mulai menyengolahkan anak-anak mereka ke TK Harapan Bancah Kukuban ini.

G. Rajo Basa (60), Ninik Mamak sekaligus Tokoh Masyarakat setempat mengatakan sekolah tersebut lahir sekitar 1970-an. Dan primadona dahulunya. Alumni taman kanak-kanak tersebut sudah banyak sukses di perantauan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami berharap para orang tua terus menitipkan anak-anaknya ke sini. Kita harus terus mempertahankan Taman Kanak-kanak ini, sehingga membawa kemajuan juga pada sekolah ini,” ujarnya.

Ia kembali melanjutkan, khusus pada guru, tingkatkan terus kemampuan ajar mengajar. Kuasai terus metode didik. Mendidik dengan nilai-nilai Islam dan Budaya Minang.

“Makan dengan tangan harus terus dipelihara dan dijaga. Jangan sampai Makan menggunakan tangan kiri pada anak-anak,” nasihatnya.

Senada dengan Walinagari Maninjau, Alfian. Berharap kepada seluruh masyarakat Bancah dan Kukuban untuk setia dan selalu menyengolahkan anaknya di TK Harapan. Begitu juga sekolah dasar 09 Bancah yang berdekatan dengan TK.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Mempertahankan sekolah ini, sama artinya mempertahankan potensi yang ada. Potensi peningkatan pendidikan dan perekonomian masyarakat. Semakin maju sekolah yang kita miliki, akan semakin maju pula pola hidup dan kesejahteraan kita,” lanjutnya.

Z. Katik Pamuncak salah serang tua murid yang tamat dari TK Harapan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan guru. “Tanpa dukungan masyarakat, mustahil proses ajar mengajar di sekolah ini berjalan dengan baik,” terangnya.

Kita juga berharap lanjutnya, guru-guru yang ada adalah pendidik terbaik yang dimiliki saat ini. Meski demikian, kita tentu tidak begitu cepat puas dengan kondisi yang ada. Membangun Nagari diawali dari pendidikan generasi. Dan pendidikan dasar dimulai dari keluarga atau rumah tangga.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sedangkan pendidikan paling utama adalah nilai-nilai Moral dan etika. Dan nilai-nilai tersebut didapat melalui pendidikan Agama Islam dan Adat Istiadat. Ketika ingin mewujudkan Nagari madani, maka tingkatkan terus pendidikan Islam dan Budaya etika sesuai ABS, SBK.

“Peningkatan untuk perubahan yang lebih, jelas kita butuhkan. Oleh sebab itu, penambahan ilmu melalui membaca atau pelatihan yang ada sangat penting dilakukan. Sehingga anak-anak didik semakin cepat menerima pelajaran,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB