Pasaman, Prokabar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman langsung turun tangan, menangani kisruh rekapitulasi perolehan suara Pemilu di Kecamatan Rao Selatan yang nyaris ricuh.
Ketu KPU, Rodi Andermi menegaskan, suasana sudah kondusif. “Hanya saja, bagaimana perkembangannya itu yang belum kita dapat. Sebab, salah satu komisioner masih di lapangan,” kata Rodi.
Di sisi lain, massa yang tersulut emosi Senin (22/4), menduga ada penggelembungan dan pengurangan suara di belasan TPS yang ada di Dapil IV, Kecamatan Rao Selatan, Padang Gelugur dan Mapattunggul Selatan. Atas dugaan ini, Parulian, Caleg Partai Golkar Dapil IV, merasa sangat dirugikan.
“KPPS bekerja asal-asalan sampai-sampai C1 saksi partai dan C1 plano tidak ditanda tangani. Ada pula yang beda,” kata Parulian.
Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita mengaku, perihal adanya C1 yang beda, itu hanya kesalahan adminitrasi. Ini banyak terjadi. Tidak saja di Dapil IV. Semua selesai saat ada pencocokan dengan C1 plano.
Sejauh ini, diakui Rini, hanya ada satu TPS di Padang Gelugur yang direkomendasikan pemilihan ulang.
“Itupun masalahnya ada pemilih dari luar daerah yang tidak memiliki formulir A5 atau pindah memilih, diperbolehkan mencoblos oleh KPPS. Makanya pemilihan ulang,” tukas Rini. (Ola)
















