Hingga Hari Ini, 14 Pengawas Pemilu Meninggal dan 85 Orang Dirawat Inap

Penulis -

Minggu, 21 April 2019 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak yang digelar Rabu (17/4) lalu benar-benar pekerjaan yang melelahkan dan butuh pengorbanan besar. Hal ini terkait dengan perhitungan 5 jenis surat suara, yaitu suara untuk Pemilihan Presiden, pemilihan anggota DPR RI, pemilihan anggota DPD RI, pemilihan anggota DPRD Provinsi, dan pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Tidak mengherankan jika banyak petugas Pemilu, baik aparat kamanan (Polri), petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), saksi, dan juga para pengawas Pemilu mengalami kelelahan, dan bahkan ada yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis data hingga Minggu (21/4) sebanyak 14 pengawas Pemilu meninggal di berbagai lokasi, 85 orang dirawat inap, 37 dirawat jalan, 15 orang mengalami kekerasan, dan 74 orang mengalami kecelakaan.

“Hormat terdalam dan doa tertulus bagi para pahlawan demokrasi yang sepenuh hati mengabdi dalam mengawal proses demokrasi di seluruh Indonesia. Pengorbanan mereka merupakan tonggak demokrasi bangsa,” tulis akun Instagram Bawaslu yang diunggah beberapa saat lalu.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sebelumnya melalui akun twitter dan facebooknya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, terdapat lebih dari 800.000 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di seluruh Indonesia. Tak semua mudah dijangkau, ada yang di gunung, di pulau terluar, permukiman penduduk di daerah terpencil, di dusun-dusun terdalam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia menunjuk contoh, saat Logistik Pemilu 2019 diantar ke kawasan Taman Nasional Baluran di pelosok Situbondo, Jawa Timur, pada hari Selasa (16/4) lalu, sehari sebelum pemungutan suara.

“Petugas menempuh jalur laut karena sulitnya akses darat ke tiga TPS di dusun di kawasan ini,” tulis Presiden Jokowi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB