Blackberry Messenger Pamit Undur Diri Kepada Penggunanya

Penulis -

Jumat, 19 April 2019 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blackberry Messenger atau BBM pernah menjadi layanan pesan populer dalam beberapa tahun silam. Kini, layanan yang telah dibeli secara penuh oleh perusahaan asal Indonesia yakni PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) pamit undur diri pada penggunanya yang masih bertahan.

Emtek akhirnya memutuskan untuk menutup layanan BlackBerry Messenger di Indonesia mulai 31 Mei 2019. Keputusan tersebut diketahui dari pengumuman resmi kepada pengguna BBM.

“Time to Say GOOD BYE. BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan BBM di Indonesia,” tulis pesan tersebut kepada pengguna BBM.

Emtek memastikan layanan BBM yang diakhiri merupakan versi konsumer. Seiring dengan pengumuman ini, BlackBerry mengumumkan bahwa platform pesan singkat BBM Enterprise (BBMe) tetap tersedia untuk kalangan konsumen dan bisa diunduh dalam waktu dekat untuk pengguna Android dan iOS.

“Kami menghormati keputusan Emtek, kendati kami kecewa karena platform tidak bisa tumbuh seperti yang diharapkan,” terang Chief Marketing Officer BlackBerry Mark Wilson seperti dikutip Crackberry.

Wilson mengatakan pihaknya telah menempuh serangkaian pertimbangan dan pengguna setia BBM nantinya tetap bisa menggunakan layanan BBMe.

Seperti diketahui layanan pesan singkat pada 2016 lalu Creative Media Works Pte. Ltd (CMW Pte Ltd) menanda tangani perjanjian lisensi BBM untuk konsumen dengan BlackBerry Limited untuk mengoperasikan BBM consumer cross platform. CMW Pte Ltd dimiliki oleh PT Kreatif Media Karya (KMK) yang merupakan anak perusahaan Emtek Group.

Sebagai bagian dari kesepakatan bisnis tersebut, Emtek memperluas cakupan bisnis BBM untuk konsumen dengan sejumlah fitur dan peningkatan dengan supervisi dari BBM Enterprise solution.

CMW Pte Ltd kemudian memutuskan untuk menutup kantor di Kanada, Dubai, dan Singapura pada akhir 2018. Sementara kantor di Indonesia menjadi operasional yang tetap ada.

Popularitas platform pesan instan yang awalnya populer di kalangan pengguna ponsel BlackBerry ini kian meredup sejak periode 2015. Penurunan pengguna aktif terus merosot tajam sejak Juni 2016 hingga kini. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Alasan Memilih Asics Novablast 6 untuk Lari
Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut
Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range
The Palace Jeweler Resmi Hadir di Basko City Mall Padang, Tawarkan Berlian Mulai Rp 888 Ribu
XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan
Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen
Elzatta Sejukan Ambarrukmo Plasa Yogyakarta
Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:58 WIB

Ini Alasan Memilih Asics Novablast 6 untuk Lari

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:21 WIB

Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range

Kamis, 29 Mei 2025 - 17:23 WIB

The Palace Jeweler Resmi Hadir di Basko City Mall Padang, Tawarkan Berlian Mulai Rp 888 Ribu

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:40 WIB

XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB