Dua Hari Lagi Mencoblos, Pasaman Rawan Suara Tidak Sah

Penulis -

Senin, 15 April 2019 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dua hari lagi proses pencoblosan, tepatnya 17 April mendatang. Warga yang memiliki hak pilih, bakal dihadapkan dengan lima surat suara. Mulai dari DPRD kabupaten, privinsi, RI, DPD RI hingga presiden dan wakilnya.

Di Pasaman, tercatat Daftar Pemilih Tetap (DPT) 199.836 orang. Belum lagi daftar pemilih tambahan dan khusus.

Ribuan orang ini, bakal berfikir keras. “Kalau untuk presiden, boleh la. Hanya dua calon, untuk DPRD kabupaten, provinsi, RI hingga DPD RI. Pusing kami memikirkan siapa yang bakal dicoblos,” kata Dian (36)dan Andi (41), salah satu keluarga yang merasa Pemilu kali ini teramat menghabiskan energi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak itu saja, pantauan Prokabar.con, masyarakat juga cukup bingung perihal warna surat suara. Meski sudah banyak sosialisasi, namun tak kunjung teringat di pikiran masyarakat.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Merah, kuning, hijau, biru dan abu-abu. Sangat melelahkan pastinya nanti. Tak terbayang, satu per satu dibuka, dicari calegnya lalu dicoblos. Kemudian dilipat, dan masuk kotak lagi, bisa-bisa salah. Apalagi untuk pemilih pemula,” kata Dian.

Di sisi lain, sebelumnya, kekhawatiran akan banyak suara rusak yang dirasakan Ketua KPU, Rodi Andermi, bisa saja terjadi. Masyarakat antusias memilih, hanya untuk presiden. Ketika mencoblos yang lainnya, ditakutkan asal-asalan saja.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Nasional mematok angka partisipasi capaian pemilih sebanyak 70 persen. Kita di Pasaman 77 persen. Namun ada kekhawatiran tersendiri bagi kami di tengah masyarakat. Bukan masalah capaian, tapi suara tidak sah ini,” tutup Rodi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB