Padang Diguyur Hujan Berjam Jam, Nelayan Berhenti Melaut

Penulis -

Rabu, 10 April 2019 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Hujan yang mengguyur Padang sejak Rabu (10/4) siang, membuat aktifitas sejumlah nelayan terhenti. Tak terkecuali nelayan di kawasan Pasia Nan Tigo, Koto Tangah, Kota Padang.

Sebagian dari mereka lebih memilih untuk memperbaiki kapal, atau hanya sekedar duduk di warung kopi. Sebagian  lagi ada juga yang tetap melaut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Intensitas hujan sedang disertai angin itu turut membawa gelombang dan membahayakan keselamatan nelayan jika dipaksakan melaut.

“Hujan seperti ini sudah biasa bagi nelayan, tapi kita juga harus tetap hati hati,”sebut seorang nelayan yang mengaku bernama Rizal, 36.

Pantauan Prokabar. Com, aktifitas bongkar ikan tetap berlanjut, meski tidak ramai. Selain duduk di kedai kopi, tampak juga nelayan yang tengah memperbaiki bagan di sekitar rumahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Rizal mengakui, jika hujan turun berjam jam, maka air laut akan mengganas, dikarenakan gelombang pasang.

Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca, yang berpotensi hujan dibeberapa daerah di sumbar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurut prediksi BMKG, yang dikeluarkan dari akun resmi BMK. Go. Id menyebutkan bahwa, saat pagi hari berpotensi hujan ringan di beberapa  wilayah di Sumatera Barat, seperti Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Kab. Solok, dan Pesisir Selatan. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB