Tanah Datar, Prokabar — Selain mengunjungi sekolah tenun Lintau, istri Wakil Presiden RI, Mufidah Kalla dijadwalkan juha meresmikan gedung promosi daerah di kota Batusangkar, senin (8/4). Didampingi Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, serta Ketua Dekranasda Provinsi dan Tanah Datar, Mufidah Kalla membuka kain selubung nama gedung dan penandatangan prasasti sebagai petanda pemakaian gedung tersebut secara resmi.
Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan jika gedung promosi ini dibangun sebagai wadah promosi hasil produksi seluruh UKM di Tanah Datar. Seluruh produk yang dipasarkan merupakan produk oleh pelaku usaha dan produk yang olehbpelaku usahanya sulit untuk mendapatkan pasar. Harapan kedepannya, seluruh pelaku UKM tersebut dapat berkembang melalui gedung promosi daerah.
“Gedung promosi ini bisa dikatakan hilir dari semua produk dari pada UKM kita, baik itu fashion seperti tenun, songket, sulam. Ada lagi kuliner,” ucap Bupati
Selain itu, Dengan adanya gedung promosi di Tanah Datar, wisatawan juga tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan oleh oleh khas Tanah Datar.
“Nanti wisatawan tidak perlu sulit sulit lagi mendapatkan oleh oleh, cukup datang kesini,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan, bahwa gedung promosi daerah ini untuk tidak mengandalkan APBD dalam operasionalnya. Terlebih, pemerintah daerah juga tidak akan membiayai operasional dari gedung ini.
sementara itu, Ketua Dekranasda Tanah Datar, Emi Irdinansyah mengungkapkan jika tujuan utama didirikannya gedung promosi ini untuk memfasilitasi IKM yang ada di Tanah Datar. Bagi pelaku IKM yang hendak memasarkan produknya di gedung promosi daerah mesti melewati beberapa proses.
“Proses itu tujuannya agar kita bisa menjual produk sesuai standar yang ada. Contohnya saja, produk makanan harus memiliki label halal, izinnya dan beberapa syarat lainnya,” ujar Emi Irdinansyah.
Menurut Emi Irdinansyah, bahan baku dari sebuah produk yang akan dipamerkan dan dipasarkan di gedung promosi daerah itu akan lebih mengutamakan produk yang tidak menggunakan bahan pewarna sintetis, melainkan bahan pewarna alam.
“Efek dari pewarna alam dan sintetis itu dari sisi kesehatan ada perbedaanya. Namun dari sisi penjualan, pewarna alam lebih sedikit mahal daripada sintetis,” ujar istri Bupati Tanah Datar ini.
Emi berharap, semua IKM di Tanah Datar dapat terfasilitasi oleh keberadaan gedung ini kedepannya.
“Gedung dibangun oleh pemerintah Tanah Datar untuk seluruh IKM Tanah Datar,” tutup Emi Irdinansyah. (eym)
















