Wow, Pessel Bakal Punya Tugu Rabab Pasisia

Penulis -

Senin, 1 April 2019 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tak lama lagi Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bakal memiliki Tugu Rabab Pasisia sebagai ikon daerah setempat yang rencananya akan di bangun di kawasan Bukit Putus, Kecamatan IV Jurai, Kota Painan.

Bupati Pessel Hendrajoni mengatakan, berdirinya sebuah tugu di suatu daerah merupakan ciri khas yang melambangkan wilayah tersebut. Menurutnya, untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Pessel adalah satu-satunya daerah yang terkenal dengan gesekan Biola Rabab.

“Sebab di Pessel ini kebudayaan itu tidak boleh hilang. Jadi, tahun ini akan kita dirikan patung Rabab Pasisia sebagai ikon daerah agar kelak anak cucu kita tidak lupa,” ujar Hendrajoni pada wartawan di Painan baru-baru ini.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurut Hendrajoni, ide membuat Tugu Rabab Pasisia sudah muncul sejak lama, namun baru direalisasikan oleh pemerintah daerah 2019 ini melalui APBD.

“Anggarannya sekitar 1 miliar lebih. Pemborongnya sudah oke. Nanti kita datangkan ahli patung dari Sukabumi,” katanya.

Bupati menjelaskan, keberadaan Tugu Rabab Pasisia tidak sekadar simbol daerah semata, namun gesekan rabab oleh yang empunya sudah dikenal dikalangan para raja-raja yang saat itu Pesisir Selatan masih dikenal dengan sebutan Banda Sapuluah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dari cerita nenek moyang kita terdahulu, saat raja-raja berkuasa pada masa penjajahan Belanda dan Portugis, rakyat kita hidup sejahtera, aman dan sentosa. Hasil padi dan laut berlimpah. Jadi, kegembiraan itu ditandai dengan gesekan biola rabab,” ucapnya.

Menurut bupati, sesuai masterplan dari dinas terkait, patung yang berdiri kokoh di kawasan Bukit Putus, Kacamatan IV Jurai, Painan itu, nantinya dibuat persis seperti orang sedang berabab, namun siapa tokoh yang menjadi sosok pada patung itu tidak disebutkan namanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Siapa orangnya kita tidak sebutkan. Kalau di pajang nama orangnya, takut yang lain komplen. Sebab, kita tahu masyarakat Pessel banyak yang pintar-pintar main rabab. Jika perlu, nanti patung saya saja yang di pajang,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB