KPID Inisiasi Pembentukan Asosiasi LPPL Sumbar

Penulis -

Kamis, 28 Maret 2019 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Komisi Penyiaran  Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat menginisiasi pembentukan Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio dan Televisi di provinsi setempat.

Asosiasi LPPL Radio dan Televisi Sumbar beranggotakan LPPL yang berada di bawah Pemerintah Kabupaten dan Kota, kata Komisioner Bidang Kelembagaan KPID Sumbar, Jimmi Syah Putra Ginting di Padang, Kamis (28/3).

“Saat ini anggotanya baru radio saja karena LPPL televisi belum ada di Sumbar,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Pembentukan Asosiasi LPPL se-Sumbar, jelasnya bertujuan untuk meningkatkan penyebaran informasi terutama untuk menyiarkan program budaya, pembangunan, termasuk mendorong terwujudnya pemilu badunsanak.

Jimmi yang juga merupakan pimpinan sidang saat pembentukan Asosiasi tersebut berharap dengan adanya pembentukan asosiasi ini dapat meningkatkan penyebaran informasi yang positif dan bernilai sehingga masyarakat tercerahkan oleh informasi tersebut.

Kemudian ia menambahkan pendanaan LPPL bersumber dari APBD Kabupaten atau kota, sehingga keberadaan LPPL harus dipayungi oleh Perda. Oleh sebab itu dengan keberadaan Asosiasi LPPL Radio dan Televisi ini diharapkan dapat mendorong penguatan Kelembagaan LPPL di masing-masing daerah dengan membangun komunikasi positif dan sinergis dengan Pemda untuk mendukung penuh keberadaan dan eksistensi LPPL. 

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara Ketua Asosiasi LPPL Radio dan Televisi Sumbar, Wiza Andrita yang merupakan Pimpinan Radio Sawahlunto FM, mengatakan  pihaknya dalam waktu dekat berkomitmen menyiarkan secara serentak program-program yang mengangkat tema budaya Minangkabau.

“LPPL siap menyemarakkan Pemilu Badunsanak agar terwujud pesta demokrasi yang jujur, adil dan bermartabat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ke depan, tambahnya Asosiasi LPPL Radio dan Televisi se Sumbar akan melakukan pertemuan berkala untuk membahas konten-konten yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pembentukan Asosiasi LPPL Radio dan Televisi tersebut, terpilih sebagai ketua yakni Wiza Andrita, Sekretaris Junaidi yang merupakan Penanggungjawab Langkisau Fm, dan Bendahara Dwita Nofalinda selaku Pengelola Radio Luhak Nan Tuo FM. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB