Korban Galodo Tanjung Bonai Belum Terima Bantuan, Bupati : Dananya Sudah Ada

Penulis -

Selasa, 26 Maret 2019 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sudah lima bulan berlalu, bantuan untuk korban banjir bandang Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo utara yang ditunggu tunggu tak kunjung terealisasi.

Beberapa bentuk bantuan yang pernah dijanjikan oleh pemerintah tersebut seperti, bantuan rumah, revitalisasi lahan pertanian yang terdampak, dan normalisasi sungai.

Bupati Tanah Datar Irdinasyah Tarmizi
Bupati Tanah Datar Irdinasyah Tarmizi

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan jika sebagian bantuan berupa uang tunai telah diserahkan ke masyarakat dan korban tewas akibat bencana tersebut. Sementara, sisa dari bantuan masih berada di tangan pemerintah daerah dan sebagian lainnya berada di walinagari setempat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Secara penanganan pada waktu terjadi bencana sudah kita lakukan. Banyak bantuan yang kita terima, kemudian juga sebagian sudah kita serahkan ke masyarakat. Kita juga sudah melakukan kordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini PUPR, untuk membantu 11 unit rumah yang terdampak,” ucap Bupati.

Bupati mengatakan, jika bantuan rumah dari PUPR tersebut dapat dilakukan dengan dua pilihan, yaitu dibangun dalam satu kawasan dan dibangun di tanah masing-masing. Bagi warga yang terdampak bencana juha dapat membangun di lahan masing masing dengan tipe 36.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Tanah sudah ada, tapi kita harus membeli tanah tersebut, dan dananya juga sudah ada, dari bantuan yang diberikan oleh masyarakat yang melihat dan dikumpul di walinagari” ujar Bupati.

Selama bencana, bantuan yang terkumpul oleh BPBD Damkar Tanah Datar sejumlah Rp212 juta lebih dan tersisa sejumlah Rp134 juta lebih. Sementara, dana yang berada di walinagari sejumlah Rp226 juta.

“Dana tersebut bisa untuk beli tanah” tambah Bupati.

Selain itu, pemerintah kabupaten Tanah Datar juga telah menerima bantuan senilai Rp10 Miliar dari pemerintah pusat yang akan diperuntukan normalisasi aliran sungai. Namun, bantuan tersebut belum bisa terealisasi karena adanya ketidaksepahaman antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Cuma sampai hari ini masyarakat belum bisa satu pandangan dengan kita. Nanti sawah mereka 1 atau 2 meter akan terpakai untuk normalisasi. Sebetulnya dengan kondisi hari ini, sawah warga sulit untuk digarap karena sudah banyak bebatuan,” ungkap Bupati.

Agar normalisasi dapat terwujud, Bupati juga mengaku telah memerintahkan camat dan walinagari untuk menjelaskan terkait dampak positif dari pengerjaan normalisasi sungai tersebut.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB