Melirik Pelestarian Ikan Endemik di UPT. Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI di Agam

Penulis -

Senin, 11 Maret 2019 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar – Unit Pelaksana Teknis Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI berkantor di Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, terus melakukan upaya pemulihan Danau Maninjau. Selain itu, tenaga ahli dari Bogor ini juga melakukan pelestarian atau budidaya ikan endemik.

Menurut Tenaga Ahli UPT. Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI, Muhammad Badjoeri, kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak 2001. Selain upaya pemulihan melalui pendataan analisis data dari penelitian lapangan, aktifitas pelestarian melalui budidaya ikan endemik telah berlangsung baik.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Di sini budidaya untuk sentifik. Ikan endemik yang sudah dikatakan berhasil yakni bada dan asang. Dan sudah 4 kali berhasil diresoking atau pengembalian ke danau,” ungkap Badjoeri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Di tahun 2019 ini, para tenaga ahli LIPI di Danau Maninjau tersebut akan fokus juga pada pengembangan budidaya ikan-ikan asli danau lainnya. Seperti ikan Gariang, Supareh dan Cide-cide.

Sementara itu, Ikan Rinuak masih dalam tahap domistikasi. “Mampu gak kita memelihara ikan liar di danau, kita domistikasikan di kolam. Kalau hidup saja sudah bisa, tapi kita belum bisa mencapai anakanya,” tutur Tenaga Ahli LIPI tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kekurangan dalam budidaya ini banyak. Seperti mendapatkan hormon untuk sistem penyuntikan Ikan Gariang. Serta pendapatkan induk ikan Gariang juga sangat susah. “Hingga saat ini, kami masih dalam proses pencarian Hormon serta Induk Ikan Gariang, sebagai bahan penelitian dan budidaya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB