Jakarta, Prokabar – Kabar penangkapan vokalis band Zivilia menambah deretan artis dengan narkoba. Banyak alasan dan latar belakang mengapa seorang publik figur tenggelam dan hanyut dalam lingkaran barang haram seperti narkoba.
Seperti yang dikatakan Direktur Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, Zul terjun ke bisnis barang haram tersebut karena alasan ekonomi.
“Motifnya ekonomi, serta utang budi terhadap MH (26) alias Rian, salah satu tersangka lain yang juga rekan Zul. Zul mau membantu Rian mengedarkan narkoba karena hutang budi itu,” kata Suwondo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/3).

Sat dihadirkan dengan delapan tersangka lainnya, Zul terlihat sedih dan selalu menundukkan kepalanya. Zul mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan kedua tangannya terborgol.
“Saya menyesal. Tapi ini bagian dari hidup saya,” kata Zul yang kalimatnya itu terbata bata.
Kepala Polda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, dari tangan 9 orang tersangka jaringan ini, pihaknya berhasil menyita narkotika jenis sabu sebanyak 50,6 kg dan 54.000 butir ekstasi senilai sekitar Rp 100 miliar.
Dilihat dari jumlah narkotika jenis sabu dan ekstasi yang diamankan polisi, Gatot Eddy Pramono menduga jaringan Zul dkk ini merupakan jaringan narkoba internasional yang bekerja sistematis.

“Jaringan ini bekerja dengan sistem sel tertutup dimana bandar besarnya atau aktor yang diatas tidak mengenal langsung para bandar di bawahnya,” jelas Gatot Eddy Pramono.
Zulkifli ditangkap polisi di Apartemen Gading River View City Home, kawasan Mall of Indonesia (MOI), Lantai 12 Unit 1208 Tower San Fransisco, Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (beb)
















