Harga Ikan Mas dan Nila Terjun Bebas di Pasaman, Pembudidaya Tetap Bertahan

Penulis -

Senin, 4 Maret 2019 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Harga ikan emas alias ikan tonsen sebutannya di Pasaman mengalami penurunan. Tidak tanggung-tanggung, harganya terjun bebas di Pasaran. Peternak pun pusing dibuatnya. 

“Tidak sebanding lagi pengeluaran dengan harga jual. Turunnya harga jual ini sudah sebulan,” kata Lumban Tori, salah satu pembudidaya ikan emas di Kecamatan Padang Gelugur, Senin (4/3).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diakui Lumban, selain ikan emas, harga ikan nila juga mengalami penurunan drastis. “Untuk ikan emas, di pasaran harga pejualan Rp25 ribu per kilo. Kalau pengepul membeli pada kami pembudidaya, berkisar Rp18 ribu sampai Rp20 per kilo. Sementara harga pelet semakin hari semakin naik,” kata Tori.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Diakui Tori, untuk harga ikan nila, di pasaran, harga penjualan Rp30 per kilo. Sementara pengepul membeli ke pembudidaya Rp22 ribu sampai Rp25 ribu per kilo.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Tidak tau kami apa penyebab harga ikan air tawar bergejolak seperti ini. Tidak begitu banyak yang bisa kami perbuat, kami tetap membudidaya,” tukas Tori. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB