Pasaman, Prokabar — Harga ikan emas alias ikan tonsen sebutannya di Pasaman mengalami penurunan. Tidak tanggung-tanggung, harganya terjun bebas di Pasaran. Peternak pun pusing dibuatnya.
“Tidak sebanding lagi pengeluaran dengan harga jual. Turunnya harga jual ini sudah sebulan,” kata Lumban Tori, salah satu pembudidaya ikan emas di Kecamatan Padang Gelugur, Senin (4/3).
Diakui Lumban, selain ikan emas, harga ikan nila juga mengalami penurunan drastis. “Untuk ikan emas, di pasaran harga pejualan Rp25 ribu per kilo. Kalau pengepul membeli pada kami pembudidaya, berkisar Rp18 ribu sampai Rp20 per kilo. Sementara harga pelet semakin hari semakin naik,” kata Tori.
Diakui Tori, untuk harga ikan nila, di pasaran, harga penjualan Rp30 per kilo. Sementara pengepul membeli ke pembudidaya Rp22 ribu sampai Rp25 ribu per kilo.
“Tidak tau kami apa penyebab harga ikan air tawar bergejolak seperti ini. Tidak begitu banyak yang bisa kami perbuat, kami tetap membudidaya,” tukas Tori. (Ola)
















