Pessel, Prokabar – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni mengatakan, adanya siapa investor yang serius dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukik Ameh.
Menurutnya, pemilik modal mengaku sangat berminat memnanamkan investasinya di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh itu.
“PT Poa Agro Industri. Untuk investasi awalnya di kisaran Rp2 triliun,” ungkap Hendrajoni pada wartawan, Sabtu (2/3).
Rencana pengembangan KEK Bukik Ameh dimulai sejak 2017. Tahap demi tahap pembentukan terus berlangsung. Konsultasi publik untuk Amdal telah dilakukan.
Sesuai Undang-undang (UU) Nomor 39 tahun 2009, KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geo ekonomi dan geo strategis.
Keberadaannya berfungsi menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.
Mandeh dinilai salah satu kawasan yang cocok dijadikan KEK pariwisata. Saat ini, lanjutnya, lahan seluas 400 HA yang dipersyaratkan sudah tersedia.
Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan unsur ninik mamak dan warga sekitar.” Anggaran pengadaannya pun sudah siap Rp15 miliar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pessel telah menyampaikan soal investor itu pada menteri pariwisata. Kementerian berjanji dalam penyiapan masterplant.
Sedangkan kementerian koordinator kemaritiman, tambahnya, juga bakal memfasilitasi soal izin lingkungan dan Amdal.
“Saya optimis. Bahkan saya sampaikan di Kemenpar, mereka (calon investor) tidak akan berubah,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata, Hadi Susilo, membenarkan keseriusan investor itu Bukik Ameh. Progresnya hingga kini terus berlangsung.
Keduabelahpihak masing-masing kini tengah menyiapkan semua persyaratan administrasi.” Kita telah beri mereka jalan,” sebutnya.
Ketika ditanyai tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RT/RW), dirinya mengaku keberadaan KEK Bukik Ameh sudah terakomodir di dalamnya.
Pemerintah daerah bersama DPRD telah menyepakati revisi Perda tentang RTRW, sehingga tidak ada persoalan dalam pengembangan KEK, tutupnya,(min)
















