Wabub : Jadikan Buang Sampah Sebagai Hutang yang Harus Dibayarkan

Penulis -

Jumat, 1 Maret 2019 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Wakil Bupati Tanah Datar Sumatera Barat Zuldafri Darma mengatakan jika jadikanlah buang sampah itu sebagai hutang yang harus dibayarkan.

Karena kalau buang sampah sudah menjadi hutang didalam diri, dimana pun kita berada kita pasti akan memungut sampah itu dan memasukkannya kedalam tong sampah, maka lingkungan kitapun menjadi bersih.

“Dengan demikian Tanah Datar akan selalu bersih. Kalau sudah bersih kita juga yang akan menikmati kesehatannya,” kata Wakil Bupati Zuldafri Darma pada peringan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 di Batusangkar, Jum’at (1/3).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Wabup mengungkpakan, saat ini sampah telah menjadi masalah nasional. Banyak efek yang ditimbulkan akibat sampah kalau tidak dikelola dengan baik sehingga berpotensi besar perkembangan biakan penyakit demam berdarah.

Wabup meminta masyarakat untuk membagun kesadaran peduli lingkungan bersih diiringi dalam bentuk fisik dalam pengelolaan sampah.

“Tularkan semangat ini dengan siapa pun kita bekomuniaksi jadikan peduli sampah ini tanggung jawab bersama. Karena kalau lingkungam beraih akan menjadi berkah bagi kita,” katanya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dalam aksi peduli sampah pihaknya juga melakukan program penghijaun lingkungan dengan melakukan penanam pohon di kawasan sekitar tempat pembuangan akhir.

“Selain melakukan program bersih-bersih kita juga melakukan upaya untuk melakukan program penghijauan, dan kali ini kita akan melakukan penanaman di sekitaran TPA,” katanya

Sementara Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Tanah Datar Desi Trikorina mengatakan program HPSN ini merupakan upaya pemkab dalam mengurangi sampah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Program ini sudah dimulai di lingkup aparatur Pemerintah dengan tidak menggunakan kantong plastik di setiap ada rangkain acara dan setiap SKPD juga harus memiliki tong sampah dan pengelolaan sampah organik.

“Program itu sudah kami lakukan dua tahun lalu dan terbukti Pemkab Tanah Datar mendapatkan penghargaan Adipura dari pemerintah pusat,” katanya.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB