Tanah Datar, Prokabar – Disela waktu kunjungannya ke Kabupaten Tanah Datat, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyempatkan diri untuk menyambangi pasar digital Van Der Capellen Batusangkar Tanah Datar, Minggu (24/02).
Di Pasar ala tradisiional ini, Archandra juga mencicipi aneka kuliner khas Minangkabau seperti lamang tapai, lapek, onde-onde, katupek gulai paku dan lainnya.
“Makanan yang dulu waktu saya masih kecil ditemui hari ini di Pasar Van Der Capellen, ini mengingatkan kembali masa kecil saya, sudah hampir puluhan tahun saya tidak menemukan dan mencicipinya,” kata Wamen ESDM Arcandra Tahar sembari tersenyum.
Ia mengatakan, pasar tradisional dengan makanan tradisional ini perlu dilestarikan, walau di luar negeri juga ada pasar dengan areal yang luas dan aneka makanan khas. Namun di Minangkabau, terutama Tanah Datar salah satu daerah yang memiliki nilai budaya tinggi dan harus dipertahankan.
Archandra juga meminta Dinas Pariwisata Tanah Datar untuk terus mengembangkan Pasar Van Der Capellen karena menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk datang ke Batusangkar.
“Jangan menyerah bila pengunjung belum ramai. Perbaiki sarananya, dan saya juga akan promosikan nanti kepada tamu-tamu yang berminat mencari makanan tradisional Minangkabau dan kalau perlu jika ada yang harus dibantu Insya Allah kita bisa bekerja sama,” ucapnya.
Ia menambahkan pemerintah pusat selalu menerima masukan dan bersedia memberikan bantuan. jika ada yang perlu dibantu silahkan sampaikan kepada bupati untuk diteruskan ke pemerintah pusat.
Sementara ketua Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Tanah Datar Hijrah Adi Syukrial mengatakan kehadiran pasar Van Der Capellen telah memberikan dampak positif kepada pengunjung.
“Banyak pengunjung yang terpancing mengenakan pakaian tradisional Minangkabau seperti yang telah diperagakan oleh pengelola pasar serta pedagang di kawasan pasar Van Der Capellen,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Abdul Hakim ditempat yang sama menyebut jika Pasar Van Der Capellen di kawasan Benteng Van Der Capellen ini ikut menaikkan jumlah pengunjung wisatawan ke Tanah Datar.
“Bahkan bisa menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang pariwisata,” tukasnya.(eym)
















