Pessel, Prokabar – Akibat satu unit jembatan runtuh, akses alternatif dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat terputus.
Dari Informasi yang dikumpulkan, jembatan tersebut runtuh, sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan deras dari siang.
“Akibatnya saat ini masyarakat Nagari Kubu Tapan dan Nagari Simpang Gunung Tapan harus memutar ke Nagari Kampung Tengah (Pusat Pemerintahan Camat Rahul),” sebut Wali Nagari Kampung Tengah Tapan, Safi’i, Jumat (22/2).
Ia menjelaskan, saat ini untuk bisa sampai ke pusat Pemerintahan Camat Rahul, warga harus memutar sejauh 7 kilometer dengan melalui Kecamatan BAB Tapan. Kerena tidak ada alternatif lain lagi, sebab itu jemabatan satu-satunya akses terdekat untuk menuju kecamatan Rahul.
“Tidak adalagi alternatif lain, satu-satunya dari nagari tetangga (Nagari Kubu Tapan dan Nagari Simpang Gunung Tapan) harus memutar ke BAB. Sebab, hanya itu jalan utama yang bisa dilalui antara Rahul dan BAB,” terangnya.
Menurutnya, jembatan yang putus tersebut memiliki panjang 60 meter. Jembatan ini putus setelah bangunan pondasi di sisi jembatan tergerus air sungai.
Selain itu, di kecamatan yang sama, sebuah jembatan mini di Nagari Binjai Tapan ambruk akibat luapan air sungai.
“Berbeda di Nagari Kampung Tangah, di Nagari Binjai jembatan mini putus. Selain, sebagian rumah warga juga terendam tadi,” ujar Seknag Nagari Binjai, Almirizon saat dihubungi.(*/mbb)
















