Tanah Datar, Prokabar — Tangis haru menyelimuti pemakaman Robi Alhakim, di pandam pekuburan kelurga di Jorong Pamansiangan Nagari Koto Laweh, Kecamatan X koto, Tanah Datar, senen malam (18/02). Pemakaman jenazah korban penganiayaan oleh 17 santri pondok pesantren ini turut dihantarkan oleh ratusan warga, kerabat korban dan rekan sejawat korban di pondok pesantren nurul iklas.
Jenazah Robi tiba di kampung orang tuanya dengan menggunakan ambulan milik pemerintah provinsi Sumatera Barat. Selepas magrib menjelang isya, jenazah santri dengan usia 17 tahun ini lansung disalatkan di masjid al alam X Koto.
Seusai salat jenazah, sambutan juga diberikan oleh camat X koto. Dalam sambutannya, pihak kecamatan meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Dalam sambutan pihak kelurarga, R dt Uban mengatakan jika pihak keluarga telah mengiklaskan kepergian Robi. Pihak keluarga juga menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat diusut tuntas.
” kami pihak kelurga mengiklaskan kepergian Robi,” ucapnya singkat. (eym)
















