Padang, Prokabar — Sejumlah warga di Kapalo Koto, Seberang Padang, Padang, menyayangkan rusaknya landmark I LOVE Padang di salah satu taman bermain di daerah itu. Warga setempat menilai, landmark tersebut dirusak oleh tangan tak bertanggung jawab.
Warga setempat, Santi (32) menyebutkan bahwa adanya landmark itu turut mendukung keindahan kawasan itu. Bahkan taman tersebut ramai dikunjungi wisatawan untuk bermain.
“Rusaknya landmark memberikan dampat negatif kepada keindahan taman ini,”sebutnya
Menurutnya, meski tidak sepopuler landmark Gedung Taman Budaya Sumbar di Pantai Cimpago, lokasi taman yang berada dipinggir jalan itu juga sering dimanfaatkan pengendara untuk beristirahat, atau hanya sekedar berfoto.
‘Pengunjung selalu menyempatkan diri untuk berfoto di depan lendmark tersebut. Karena rusak, jadi tidak ada lagi pengunjung yang berfoto,”tambahnya.
Selain itu, taman itu juga berfungsi sebagai ruang bermain bagi anak anak yang bermukin disekitar taman tersebut. Pasalnya, taman itu juga dilengkapi ayunan, pelosotan dan kursi yang biasa dimaanfaatkan orang tua sambil menunggu anaknya bermain.
Pantauan dilokasi, landmark I LOVE PADANG, hanya meninggalkan tulisan ADANG saja.
Menurut Santi, adanya taman bermain itu, turut membantu perekonomian warga setempat. Ia juga berharap pihak terkait untuk memperbaiki landmark tersebut. (gas)
















