Dipukuli 16 Rekannya, Seorang Santri di Tanah Datar Koma

Penulis -

Selasa, 12 Februari 2019 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Akibat dipukul secara bergantian oleh 16 orang rekannya, seorang santri di salah satu pesantren yang berlokasi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengalami koma.

Kapolsek X Koto, Tanah Datar, AKP Rita Suryanti mengatakan pihaknya menerima laporan dari keluarga siswa pada Selasa (12/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Siswa yang diduga menjadi korban pemukulan teman-temannya tersebut berinisial RA dan saat ini dirawat di RS M Jamil Padang dan dinformasikan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Menindaklanjuti laporan tersebut kami memintai keterangan dari pihak keluarga dan sekolah siswa,” katanya.

Menurut keterangan keluarga, RA diperkirakan dipukuli bergantian oleh teman-temannya pada Minggu (10/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

Sementara keterangan dari pihak sekolah, pemukulan diperkirakan terjadi di hari yang sama pukul 23.00 WIB.

“Saat ini kami belum dapat sampaikan informasi lebih lengkap karena kasus baru dilaporkan tadi siang,” ujarnya.

Kepolisian, ujarnya juga belum dapat memastikan penyebab terjadinya pemukulan yang diduga dilakukan oleh 16 santri terhadap satu orang temannya itu.

16 rekan RA yang diduga melakukan pemukulan saat ini sedang di Padang untuk membesuk korban sehingga belum dapat dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut.

“Bagian mana yang dipukuli, atau pakai benda apa, kami juga belum mengetahui. Informasi saat ini RA tidak sadarkan diri. Dari sekolah kami hanya mengamankan satu barang bukti berupa sepasang sepatu,” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB